Jajanan Jadul Camilan Matari Dinda Gurihnya Mantap

 

Jajanan Jadul Camilan Matari Dinda
Gurihnya Mantap

 

 

sumber foto : camilan matari dinda

Masih ingat dengan jajanan jadul ini? Pasti masih dong. Hampir setiap momen lebaran, atau saat ada yang punya hajat, jajanan yang satu ini tidak pernah ketinggalan tersajikan.

Jajajan yang satu ini, memiliki banyak nama, lho. Ada yang menyebut kue matari, ada juga yang menyebut kue matahari, ada juga yang menyebut kue kembang goyang. Soal penamaan kue kembang goyang, mungkin karena saat proses pembuatan, cetakan kue harus digoyang, agar adonan bisa terlepas. Kalau ditempat teman-teman, kue ini disebut apa? Mungkin namanya lebih unik, lagi ya, hehe.



Bahan pembuatan kue ini cukup mudah diperoleh dan cara pembuatannya juga cukup gampang. Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain, tepung beras, telur, santan, gula, garam, wijen (bagi yang suka) dan tentu saja minyak goreng. Proses pembuatannya juga cukup mudah.

Langkah pertama membuat kue matari atau kue kembang goyang, yaitu :

-      Masukkan tepung beras, gula, garam, telur, biji wijen aduk rata.

-      Masukkan perlahan-lahan air, santan kara sambil diaduk, kekentalan sedang, apabila ingin tipis, adonan dibuat mendekati encer.

-      Nyalakan api sedang dan tunggu sampai minyak betul-betul panas.

-      Masukkan cetakan kembang goyang dalam minyak panas sebentar, apabila minyak terlalu panas kecilkan api atau matikan dulu sebentar, minyak yang digunakan memiliki suhu yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

-      Celup cetakan dalam adonan sekali saja dan tidak terlalu lama (bagian atas jangan dicelup adonan),aduk-aduk adonan agar biji wijen merata dipermukaan adonan, agar waktu dicelup menempel merata di cetakan, masukkan dalam minyak panas sambil digoyang-goyang.

-      Tunggu kue matang dan berwarna kecoklatan.

-      Angkat dan tiriskan, bisa ditiriskan disusun diatas nampan yang dibawahnya dilapisi tissue, agar minyak terserap dengan baik, siap dihidangkan.

(Resep dari cookpad, teman-teman bisa melihat di sini)



Bagi para penggemar kue matari atau kue kembang goyang ini, tentu tidak perlu menunggu lebaran atau saat ada diundang hajatan, ya untuk bisa menikmati jajanan ini. Kini ada salah satu produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Kabupaten Nganjuk, yang telah memproduksi jajanan jadul ini.

Hal inilah yang menjadi alasan owner dari camilan matari ‘Dinda’, salah satu pelaku UMKM di Kabupaten Nganjuk, agar para penggemar kue kembang goyang bisa memperoleh kemudahan dan setiap saat bisa menikmati jajanan jadul ini.




Produksi  camilan matari ‘Dinda’ ini terletak di Rt 001 / Rw 001 Dusun Sonopinggir, Desa Juwet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Pelaku usaha, yaitu Bapak Saefudin, menyampaikan bahwa, camilan matari ini dikemas sendiri dengan tiap kemasan seberat 150 gram.  Camilan matari ‘Dinda’ tersedia dalam rasa original dan jahe.

Saya sebagai salah satu penggemar jajanan jadul, termasuk kue matari atau kue kembang goyang ini mengakui, saat pertama kali mencoba, memang terasa gurihnya. Mirip dengan bikinan almarhumah ibu mertua saya, lho. Ah … jadi teringat dan kangen beliau, nih.

Oiya, camilan matari ‘Dinda’ ini sudah bisa diperoleh di gerai Indomaret seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk, ya. Atau bila ingin memesan langsung, bisa menghubungi nomor WA ini http://wa.me/085664668928

 




 

#DukungUMKM

#JajananJadul

#KueKembangGoyang

#NganjukKotaBayu

#NganjukNyawiji

Post a Comment

2 Comments

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^