Menu Opor Ayam Cocok Untuk Buka Puasa dan Sahur


Menu Opor Ayam Cocok Untuk Buka Puasa dan Sahur

 
pic by google



Ada yang suka opor ayam nggak? Aku sih biasa aja #nggak ada yang nanya hehe. Meskipun bukan penggemar jenis masakan ini, bukan berarti aku tidak pernah mencoba memasaknya lho. Apalagi ini menu kegemaran suami dan anakku.


Memang sih, aku bukan ahli memasak dan lebih suka yang praktis. Tetapi bolehlah sedikit ribet soal memasak, mulai dari belanja, menyiapkan bahan, memasak, hingga hidangan siap disajikan. Perempuan tuh, sebaiknya memang bisa memasak ya, walaupun hanya masakan sederhana. Naluri sebagai perempuan juga akan membantu enaknya rasa masakan #eh. Tapi bener kok. Kalau bisa menghidangkan masakan sendiri, apalagi keluarga, suami dan anak-anak suka, bakalan dapat bintang-bintang deh. LOL.

Seperti yang kuungkap di atas bahwa menu opor ayam ini juga kegemaran suami dan anak, akupun berusaha untuk memasaknya. Mungkin tidak selezat masakan restoran atau depot-depot ya, tetapi hasil karya sendiri tentu lebih membanggakan, bukan?

Oiya, menu opor ayam ini biasa tersaji di kalangan keluarga yang ada di daerah Jawa Tengan maupun Jawa Timur yang kuat akan akar budaya. Opor ayam ini dimasak dengan kuah santan sebagai pelengkap. Untuk ayam yang digunakan, aku lebih suka ayam kampung yang terasa lebih gurih dan mantap rasanya.

Nah, untuk bumbu-bumbu yang digunakan dalam resep opor ayam untuk keluarga, biasanya aku pakai bahan-bahan sebagai berikut :
-       Bawang Putih
-       Bawang Merah
-       Kunyit
-       Ketumbar
-       Lada
-       Daun Salam
-       Lengkuas
-       Garam dan gula
 

Untuk asumsi 1 ekor  ayam kampung ukuran sedang, resep opor ayam ini aku jabarkan sebagai berikut ya :
-       1 buah kelapa untuk santan
-       5 siung bawang putih
-       7 siung bawang merah
-       1 ruas kunyit
-       ½  sendok teh ketumbar
-       ½ sendok makan lada
-       3 lembar daun salam
-       2 ibu jari lengkuas
-       Garam dan gula secukupnya


Persiapan bahan-bahannya sebagai berikut :
  1. Rebus ayam terlebih dahulu. Untuk ayam kampung agak lama ya merebusnya, karena biasanya lebih ulet dagingnya. Masak ayam hingga setengah matang.
  2. Parut kelapa, pisah antara perasan pertama yang sangat kental dengan perasan-perasan berikutnya yang lebih encer
  3. Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, ketumbar, lada, garam dan gula dengan cara diulek (digerus bersama-sama)
  4. Geprek lengkuas dengan ulekan (aku biasanya pakai ulekan dari batu)
  5. Tumis bumbu halus sampai berbau harum, lalu masukkan daun salam, dan lengkuas geprek
  6. Masukkan ayam yang telah direbus hingga tercampur dengan bumbu
  7. Masukkan santan encer, tunggu hingga mendidih, baru masukkan santan kental
  8. Biarkan mendidih
  9. Siap dihidangkan.


Aku lebih senang tanpa tambahan penyedap ya, termasuk dengan resep opor ayam ini. Lebih suka bumbu alami saja sih.


Nah, itu pengalamanku masak opor ayam. Bila ada yang mau mencoba resep opor ayam ini, silakan lho. Selamat berpuasa ya ^^



#30HariKebaikanBPN
#BloggerPerempuan
#Day5


6 komentar:

  1. Aku bikin opor ayam kalau lebaran doang. Hahaha...habis anak-anak dan paksu kurang suka masakan berkuah santan. Nyaris senengnya kuah bening dan oseng aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga sesekali bikin opor ayam karena agak ribet dan lama masaknya, mbak Lisa, hehe.

      Hapus
  2. Aku kurang suka karena bersantan. Biasanya kuambil ayam atau telurnya aja tanpa kuah.. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh juga mbak Denik. Sesuai selera aja hehe

      Hapus
  3. kalo ada gambar step by step kayaknya bagus bun

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^