Ikhlas dan Allah Akan Mengganti Dengan Cara-Nya


Ikhlas dan Allah Akan Mengganti Dengan Cara-Nya




Pernahkah Anda melakukan sesuatu dengan begitu saja, tanpa tahu apa yang akan terjadi kemudian? Bahkan nyaris lupa bahwa pernah melakukannya?


Bisa jadi Anda telah melupakan kejadian tersebut. Namun ada hal yang mungkin tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya, terkait dengan akibat perbuatan yang pernah dilakukan.

Baiklah. Saya akan menceritakan sedikit peristiwa yang pernah saya alami. Tulisan ini tidak ada maksud apapun. Hanya sekadar berbagi pengalaman. Bilapun ada manfaat yang bisa diambil, saya bersyukur sekali akan hal itu.

Jadi, kurang lebih 2 minggu yang lalu, saat sedang melakukan tugas rutin di kantor, tiba-tiba mendapat telepon dari guru anak saya dan mengabarkan bahwa si kecil sakit. Badannya panas. Sontak panik menyergap. Mengingat bahwa pagi sebelum berangkat sekolah, kondisinya baik-baik saja.

Setelah bisa menguasai diri dan berkurang rasa panik, saya mencoba menghubungi suami dengan maksud agar dia menjemput si kecil. Diluar dugaan, sulit sekali bisa terhubung melalui telepon pintarnya. Serangan panik kembali menyergap saya. Duh...

Berpikir dan bertindak cepat harus segera saya lakukan. Langkah awal adalah memesan ojek online. Alhamdulillah pengemudi tersebut merespon dengan cepat. Akhirnya kami berangkat untuk menjemput si kecil di sekolahnya.

Ketika sampai dan bertemu anak saya, memang terasa sekali badannya sangat panas. Agak terburu-buru, saya langsung mengajaknya pulang dengan diantar pengemudi tadi. Tentu saja sebelumnya saya memesan kembali secara offline.

Sesampai di rumah, saya melakukan pembayaran begitu saja. Saat sang pengemudi memberitahu bahwa ada kelebihan pembayaran, saya tidak begitu mendengar. Fokus perhatian pada si kecil.

Kondisi si kecil mulai membaik setelah ada asupan obat dan beristirahat, membuat saya lega. Hingga disela waktu bisa menyempatkan untuk mengecek surat elektronik (email ) pribadi. Sungguh tiada disangka. Salah satu isi dari email tersebut adalah penawaran kerjasama menulis dengan pembayaran yang cukup lumayan, bagi seorang blogger pemula seperti saya.

Lantas diripun teringat. Saat siang sebelumnya memberi kelebihan pembayaran pada pengemudi ojek online. Tidak bermaksud riya', karena saya lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak.

Inikah yang dimaksud cara Allah mengganti apapun yang kita lakukan dan berikan pada orang lain, bila disertai keikhlasan dan semata hanya untuk-Nya? Padahal apa yang saya lakukan, sangat tidak sebanding dengan apa yang dilakukan para penderma, yang tulus ikhlas memberi. Saya merasa kerdil dan semakin merasa bukan siapa-siapa.

Menjadi bahan perenungan bagi saya. Apapun yang kita lakukan dengan penuh keikhlasan dan lillah...maka Allah akan mengganti dengan cara-Nya. Dimanapun, kapanpun dan dalam bentuk apapun. Wallahu'alam.




#pengingatdiri

#mystory

#inspirasi




8 komentar:

  1. Balasan
    1. Terima kasih, mas Welly. Sebagai pengingat diriku, bila bermanfaat untuk mas, alhamdulillah ^^

      Hapus
  2. Bagus mbak...
    Btw saya juga mau dong diajak menulis sbg part time tadi...gmn caranya tuh..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rajin nulis, nulis dan nulis. Posting. Belajar dan belajar. Insya Allah tiap tulisan akan membawa takdirnya sendiri-sendiri, mbak Yulia ^^

      Hapus
  3. Semua perbuatan kita pasti ada balasannya. Meski datangnya dengan cara yang berbeda..:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, mbak Elin. Niatkan saja semua untuk Allah ^^

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^