Minggu, 10 Februari 2019

Tips Menghadapi Atasan Saat Melakukan Kesalahan Dalam Tugas

Tips Menghadapi Atasan Saat Melakukan Kesalahan Dalam Tugas


sumber : google


Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan, tidak terkecuali bagi siapapun yang mempunyai aktivitas (bekerja), dengan kondisi sebagai bawahan. Terkadang pujian datang, tetapi ada kalanya ketidaksengajaan membuat kita menerima cercaan saat melakukan kesalahan. 


Kesalahan dalam bekerja terkadang murni datang dari diri sendiri. Hal ini bisa mengakbatkan atasan (pimpinan) menegur, baik secara halus maupun dengan sedikit kasar. Tentu saja hal ini bisa menyebabkan mental menjadi ciut, bahkan rasa percaya diri seolah terhempas. Bisa juga menurunkan gairah kerja, lantas mengambil keputusan untuk resign begtu saja. Tentu fatal akibatnya, bukan?

Sebelum terburu-buru mengambil keputusan, yuk simak tips saat menghadapi atasan saat kita melakukan kesalahan dalam bekerja berikut ini :

1.         Bersikap Tenang

Ambil posisi duduk yang baik, tegakkan badan dan bersikaplah setenang mungkin. Tidak perlu resah, gelisah hingga bercucuran keringat.  Yakinkan diri bahwa setiap orang pasti pernah berbuat salah dan hal ini merupakan suatu kewajaran. Ambil napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan.  Apalagi kesalahan tersebut masih dalam batas normal dan bisa ditoleransi.

2.         Jadi pendengar yang baik

Berusahalah menjadi pendengar yang baik. Biarkan atasan mengungkapkan kekecewaannya. Kita harus menyadari dan mengakui bahwa kesalahan tersebut memang terjadi. Tidak perlu menyela pembicaraan terlebih dahulu, kecuali kita diminta untuk menyampaikan pendapat atau menjawab beragam pertanyaan dari atasan.

3.         Jangan Terpancing Emosi

Wajar bila atasan sedikit emosi saat mengetahui bahwa kita melakukan kesalahan dalam pekerjaan atau tugas. Bahkan nada-nada tinggi sering terdengar. Dengarkan saja, jangan terpancing emosi, kecuali bila sampai menyentuh fisik yang bisa dianggap pelecehan atau bahkan kekerasan. Tentu saja ini akan menjadi permasalahan panjang hingga ke ranah pidana.

4.         Bicaralah dengan sopan

Tidak dipungkiri bahwa ingin juga menyampaikan pendapat, meskipun kesalahan berawal  dar diri kita. Namun kesabaran memang sedang diuji. Meskipun atasan menyampaikan dengan nada emosi, kita tetap harus bisa menunjukkan profesionalisme dalam bekerja, antara lain dengan tetap berbicara secara sopan, menggunakan bahasa dan sikap tubuh yang baik, serta tidak lupa untuk menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan tersebut.

5.         Tetap belajar

Pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup ini. Jangan berhenti untuk tetap belajar dan terus belajar dalam hal apapun. Kesalahan dalam bekerja kita jadikan pemicu untuk terus menjadi lebih baik lagi.


Itulah beberapa tips menghadapi atasan saat kita melakukan kesalahan dalam bekerja. Jangan lupa untuk terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

10 komentar:

  1. Ada yang kita lupa.
    Kadang kita tidak mau disalahkan, Walau sebenarnya memang salah. Ini fitrah.
    Jadi sebenarnya buka marahnya atasan yang kita kuatirkan. Tapi bagaimana memanage diri kita ketika salah dan upaya mempertanggungjawabkan serta memperbaiki di masa mendatang yang perlu kita tingkatkan.
    Terima kasih mbak menambah cara pandang saya menghadapi atasan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih juga atas masukannya.
      Memang sudah kewajiban kita untuk bertanggungjawab atas hidup yang dijalani ^^

      Hapus
  2. Menjadikan sebuah kesalahan untuk tidak mengulanginya di lain waktu... 😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu ciri orang yang mau terus memperbaiki diri ya mbak Elin ^^

      Hapus
  3. Kesalahan memang membuat kita belajar. Jadi kalau memang salah, nggak perlu merasa disalahkan.

    Karena kelak kalau jadi atasan, pasti bawahan juga kemungkinan akan melakukan kesalahan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hal penting adalah tidak berhenti untuk terus belajar. Ya kan? ^^

      Hapus
  4. seringnya kalau salah ga terima kalau kita salah, di depan atasan yes bos yes bos di belakang malah ngegerutu hmmm
    sebisa mungkin kalau salah harus terima kesalahan walau beraaaaaaaaat dan siap revisi ulang hehehe
    kadang kalau habis dibilangin kalo salah langsung panik dan bener-bener bikin nyeseeeeeel, semoga kedepannya bisa lebih tenang aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jujur secara lahir batin memang harus jadi hal utama ^^

      Hapus
  5. Poin pertama sih yang sering aku abaikan. Tidak hanya di tempat kerja, tapi juga saat berkomunikasi atau berhubungan dengan orang. Mungkin karena sikapku yang selalu ingin prefeksionis ya Mbak Nov. Jadinya kalau aku salah, aku langsung menyalah-nyalahkan diriku sendiri. Seakan aku nggak memberikan toleran untuk diriku sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belajarlah untuk lebih menghargai diri sendiri, mbak Anik ^^
      Keep smile and always be strong yaa

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...