Rabu, 18 April 2018

Lagi-lagi Hutang!





Sungguh! Tidak enak rasanya bila berhutang. Apalagi harus menumpuk. Selalu kepikiran. Bingung cara untuk melunasi.



No, aku tidak sedang membahas tentang hutang dalam bentuk uang, tetap dalam bentuk tulisan.

What??? Ya, aku sangat kepikiran karena berhutang tulisan di kelas nonfiksi One Day One Post (ODOP) angkatan 5. Ternyata tidak semudah yang kukira lho. Aku telah menumpuk hutang tulisan hingga 3 hari. Padahal, setiap pekan selalu ada tantangan dan harus memposting di blog sebanyak 6 tulisan.

Dan, ya ampun. Aku telah berhutang hingga 3 tulisan. Sesuatu yang jarang terjadi #eh sombong nih. Maaf ya, terpaksa. Hehe.

Biasanya sih aku bisa nggak hutang sampai banyak kayak gini. Ya, maksimal hutang 2 tulisan deh. Tapi lha kok ini bisa sampai 3! Berat. Mauku sih biar Dilan saja yang merasakan berat (apa hubungannya?).

Memang berat untuk bisa konsisten menulis setiap hari, meskipun hanya ‘wajib’ membuat tulisan minimal 300 kata. Meskipun hanya ada 2 tantangan setiap pecan, dan wajib posting sebanyak 6 tulisan.

Bagi yang sudah terbiasa dan mau memantapkan diri untuk konsisiten menulis, mungkin tidak menjadi suatu masalah. Tetapi bagi yang belum terbiasa (atau tidak lagi), menjadi suatu hal yang lumayan berat.

Sungguh! Ini aku alami sendiri.

Hampir 1 bulan ini sulit sekali bisa menulis setiap hari lantas memposting di blog!

Kesulitan utama sepertinya karena tidak pandai membagi waktu. Apalagi sekarang pindah tugas ke bagian yang lebih membutuhkan konsentrasi penuh.

Ah… lagi-lagi curhat nih.

Karena memang tidak mudah menjadi emak-emak yang harus betul-betul pandai mengatur waktu dan perhatian, antara konsentrasi pada rumah tangga, apalagi sudah tidak ada lagi asisten rumah tangga, juga dengan aktivitas diluar rumah.

Aku saja yang seharusnya lebih pandai lagi untuk bisa mempunyai manajemen waktu yang baik.  Juga tetap bisa meluangkan waktu untuk bisa menulis, agar tidak banyak berhutang tulisan.

Tetapi aku sudah siap kok bila tidak lagi berada di kelas nonfiksi. Sebuah konsekuensi harus diterima, yaitu dikeluarkan karena tidak melakukan kewajiban.

Semoga semangat itu masih tetap ada!


#selfreminder
#onedayonepost
#nonfiksi

2 komentar:

  1. semangat mbakk
    tapi gausah maksainjuga
    lebih baik sedikit tapi berkesan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih supportnya mbak Nin. Semoga semangat ituvterus ada padaku. Aamiin ^^

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...