Rabu, 14 Maret 2018

Semangat Saja Tidak Cukup!



Ketika mendapatkan hal-hal baru yang menarik dalam hidup, mayoritas dari kita akan mendapatkan semacam suntikan semangat. Apapun akan dilakukan agar hal tersebut tetap ada dalam genggaman. Merasa sayang bila terlepas begitu saja. Sebab tidak semua orang akan mendapatkan kesempatan yang sama.


Hal ini juga terjadi dalam salah satu komunitas yang saya ikuti hingga sekarang, yaitu One Day One Post. Tertarik bergabung dalam komunitas ini salah satunya agar saya tetap semangat untuk bisa menulis setiap hari, sesederhana apapun tulisan tersebut.

Setelah hampir 2 tahun berada didalamnya, apakah berhasil menulis setiap hari? Tidak juga, tegas saya jawab. Sebab ternyata, menulis setiap hari memang tidak semudah angan.

Mungkin Anda bertanya, kenapa saya berpendapat seperti itu? Ya, sebab mempunyai keinginan agar bisa menulis setiap hari itu juga membutuhkan komitmen yang tinggi, terutama pada diri sendiri. Sejauhmana mau dan tetap berusaha menulis dalam kondisi apapun. Selain tentu saja, tujuan dari menulis itu sendiri, baik bagi diri maupun bagi orang lain.




Teringat saat sebelum bergabung dalam komunitas ODOP, saya begitu ‘bawel’ bertanya pada Bang Syaiha. Tentang pendaftaran batch 3 saat itu. Hampir setiap hari saya japri beliau. Menanyakan hal yang sama, khawatir terlewat saat pendaftaran. Mungkin Bang Syaiha jengkel dengan japri tersebut. Entahlah. Saat itu yang ada di benak saya adalah, ingin segera bergabung dengan komunitas tersebut.

Tahukah teman-teman, kenapa ada semangat yang menggebu agar bisa bergabung dengan komunitas ini? Salah satu hal penting adalah : saya ingin bisa menulis setiap hari!




Begitulah. Akhirnya saya memang bisa bergabung dalam komunitas ini. Tidak hanya sebagai anggota, bahkan pernah dipercaya sebagai penanggungjawab kelas nonfiksi. Juga diberi amanah sebagai penanggungjawab antologi dari para peserta ODOP, baik Batch 3 maupun Batch 4. Sebuah kebanggaan tentunya.

Saya merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga besar ODOP. Banyak ilmu yang diperoleh dari para penasehat, para senior juga anggota ODOP yang lain, secara gratis! Bisa jadi ilmu yang diberikan, harus didapatkan dengan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, bila mengikuti pelatihan menulis di tempat lain.

Sengaja saya menulis tentang ini, semata sebagai pengingat diri, bahwa harus ada rasa syukur bisa bergabung bersama orang-orang yang mempunyai komitmen yang kuat dalam hal menulis. Orang-orang yang dengan tulus ikhlas mau berbagi ilmu.

Kesempatan ini tentu saja sangat disayangkan bila saya tidak bisa memanfaatkan dengan baik.

Semoga saya terus ingat akan hal ini : semangat saja tidak cukup untuk bisa terus menulis. Tidak ada cara lain agar bisa terus menulis, selain menulis, menulis dan menulis!

7 komentar:

  1. menulis itu harus dipaksa dengan hati yang kuat. agar semangat menulis kita, tak hilang dimakan waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang harus dipaksa. Kalau tidak ya tidak akan menulis. Betul? ^^

      Hapus
  2. jost gan mantapp... www.funkysst.com

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...