Rabu, 07 Februari 2018

Tulisan Yang Enak Dibaca



sumber foto : pixabay


Lagi-lagi sebuah japri mampir ke whatsapp. Dari seorang teman. Menanyakan, bagaimana cara membuat tulisan yang enak dibaca? Pertanyaan yang membutuhkan sebuah jawaban meyakinkan. Ehem.



Pendapat setiap orang tentang tulisan yang enak dibaca kan relatif. Masing-masing orang mempunyai jawaban yang berbeda. Belum tentu sebuah tulisan itu menarik bagi kita, tapi tidak bagi orang lain.

Kalau secara pribadi sih, tulisan yang enak dibaca itu ya yang membuat saya merasa nyaman membaca, terinspirasi dan bermanfaat. Pengertian nyaman juga relatif bagi setiap orang. Bisa jadi nyaman karena mudah dipahami, alurnya jelas dan hampir tidak ada kesalahan ketik. Atau bisa juga sebab yang lain.

Kalau menurut saya, tulisan yang enak dibaca itu antara lain :

Mudah dipahami

Bisa dong dibayangkan, sebuah tulisan yang tidak jelas arahnya, antara judul dan isi tidak nyambung, judulnya apa, tulisan tentang apa, apalagi ada kata-kata yang tidak udah dipahami, penggunaan bahasa yang terlalu alay, singkatan-singkatan yang tidak jelas dan sebagainya. Kan tidak asyik kalau tulisan yang sudah dipublikasikan, tetapi yang memahami isinya hanya si penulis. Ya kali, tulisan mau dibaca sendiri. Nggak banget, kan?

Paragraf tidak terlalu panjang

Maksud saya, dalam sebuah paragraf, tulisan itu lebih enak dan nyaman dibaca kalau tidak terdiri dari banyak baris. Yah, paling tidak 10 baris lah dalam 1 paragraf. Ada lho, tulisan yang dalam satu paragraf saja panjangnya sampai satu halaman A4. Duh, hayati lelah, Bang bacanya (LOL).

Minim kesalahan ketik

Terkadang ada lho, penulis yang kurang memperhatikan kesalahan ketik, misalnya penggunaan tanda baca. Apalagi tulisan yang ada dialog. Kalau tidak ada inisiatif memperbaiki tulisan, bisa-bisa pembaca menganggap bahwa tanda baca tersebut sudah benar. Ya, nggak?

Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia
Mungkin dalam sebuah tulisan ada sisipan kata-kata asing. Bisalah ya, dianggap sebuah kewajaran apabila hanya beberapa kata saja. Tapi bila ada terjemahannya dalam Bahasa Indonesia, kenapa tidak digunakan? Lagipula hal ini bisa menambah perbendaharaan kata, lho. Juga menambah rasa cinta dan bangga pada bahasa sendiri.

Pesan yang ingin disampaikan

Iya dong, kita menulis pasti ada tujuannya, bukan? Mungkin ingin menginspirasi orang lain, mengajak untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat, atau mungkin sosok kita ingin dikenang oleh seseorang, karena tulisan yang dibuat #ehem.

Nah, beberapa hal di atas merupakan ciri-ciri tulisan yang enak dibaca, ala saya tentunya. Menurut teman-teman, tulisan yang enak dibaca itu yang bagaimana? Boleh dong, berbagi wawasan. Tulis di kolom komentar ya ^^


#30harimenulis
#hari24
#onedayonepost




24 komentar:

  1. Yang enak dibaca tulisan yang bisa dibaca. Klo ngga bisa dibaca ngga enak hihi

    BalasHapus
  2. iya mbak tulisan yang simple tapi enak dibaca bisa juga kok menarik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga tulisanku termasuk enak dibaca hehe

      Hapus
  3. Nah bener mba. Tulisan yang enak dibaca juga harus punya makna dari tulisan. Paragraf panjang emang bikin lelah euy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah mbak. Mending paragraf pendek, tapi nyaman dibaca kan ^^

      Hapus
  4. Iya ya, minim kesalahan ketik. Huhu. Buat pengingat aku juga nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengingat aku juga mbak, biar bisa ngurangin typo

      Hapus
  5. Ohhh gitu ya, tfs mbak. bermanfaat banget ini tulisannya. jadi saya bisa mengoreksi tulisan-tulisan saya dan memperbaiki metode penulisan untuk tulisannya saya berikutnya

    BalasHapus
  6. Eyd juga sangat penting, biar mata nggak julid buat baca heheheh ini pr banget buat saya yg masih banyak typo hehehe

    BalasHapus
  7. Masih terus belajar nih mba membuat tulisan yang enak dibaca.

    BalasHapus
  8. Tulisan yang enak dibaca afalah yang renyah, mudah dipahami, seperti tulisan diatas, ringan tapi nendang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sakit dong mbak, kalau ditendang hihi

      Hapus
  9. Kendala suka ada batasan kata seperti minimal 500 kata gitu padahal misalkan 400 kata saja udah sampai seluruh pesannya. Akhirnya basa basi sebagai tambahannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga sering nulis basa-basi. Curhatan apalagi. Hadeww

      Hapus
  10. Iya bener banget Mbak terkadang simple itu oke tapi kadang detail juga oke, nah tinggal bahasa dan tulisannya yang enak deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan yang enak itu biasanya bikin betah dan nyaman ya mbak Naqi, hehe

      Hapus
  11. Wah, menarik nih. Banyak catatan penting untuk menulis supaya enak dibaca dan pembaca betah juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bermanfaat ya mbak Dila :D

      Hapus
  12. Wahh ini nih tulisan yang enak dibaca... Trima kasih, Mbak.. Saya belajar lagi..

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...