Senin, 29 Januari 2018

Menjadi Teman Bicara Yang Baik


Pernahkah Anda merasa kecewa saat sedang berbicara dengan orang lain, tetapi merasa diacuhkan? Atau jangan-jangan, Anda sendiri pernah tidak peduli dengan yang disampaikan lawan bicara?


Dalam pergaulan sehari-hari, percakapan merupakan salah satu cara untuk bertukar pikiran, pendapat juga pengalaman. Hal ini penting dilakukan agar hidup yang dijalani terasa lebih berwarna, banyak ilmu dan pengetahuan yang didapat, juga agar kita belajar menjadi pendengar dan pembicara yang baik.

Cara komunikasi yang baik tentu sangat diperlukan. Menjadi teman bicara yang baik bisa dilakukan siapa saja, sehingga komunikasi bisa berjalan dua arah. Hendaknya, saat orang lain berbicara, kita berusaha mendengarkan dengan baik apapun yang disampaikan. Jangan seringkali menyela pembicaraan. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman, sekaligus melatih kesabaran dan emosi kala berhadapan dengan orang lain.

Supaya percakapan bisa berjalan dengan lancar, kita perlu memiliki kepandaian berbicara, bertanya dan mendengarkan.

Untuk menjadi teman bicara yang baik, ada hal-hal yang perlu diperhatikan, antara lain :

  1. Sesuaikan bahasa dan materi pembicaraan dengan lawan bicara
Tentu kita harus melihat kondisi lawan bicara saat melakukan percakapan. Misalnya, saat berbicara dengan orang yang usianya jauh lebih tua, tentu berbeda saat berbicara dengan anak kecil. Atau saat berbincang dengan seorang petani, cobalah untuk berbicara atau bertanya tentang masalah pertanian dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti.
Sebaiknya kita mempunyai sikap untuk tidak melihat siapa yang berbicara, tetapi perhatikan apa yang disampaikan pembicara.

  1. Hindari menguasai pembicaraan, atau sebaliknya, tidak menjadi lawan bicara yang pasif
Perbicangan akan terasa lebih hidup bila ada saling feedback antara pembicara dengan pendengar. Jangan menguasai pembicaraan karena Anda dianggap tidak menghargai orang lain. Atau jangan jadi pendengar yang pasif, karena bisa jadi Anda dianggap tidak peduli dengan apa yang disampaikan.

  1. Berbicara mengenai hal-hal yang menyenangkan
Saat Anda membicarakan hal-hal yang menyenangkan, tentu akan membuat lawan bicara lebih menghargai dan memperhatikan isi pembicaraan

  1. Jangan menghakimi atau mencela selama pembicaraan
Meskipun ada perbedaan pendapat dan tidak sepemikiran, tetaplah menghormati dan menghargai apapun yang disampaikan lawan bicara. Belum tentu pendapat Anda benar, dan belum tentu juga pendapatnya salah.

  1. Lakukan percakapan secara tulus dan ikhlas
Bersikap pura-pura dan pikiran melayang kemana-mana hanya menunjukkan bahwa Anda tidak tulus mengikuti pembicaraan. Lakukanlah segala sesuatu dengan ikhlas. Anda tidak akan tahu, isi pembicaraan dibagian mana yang bisa membawa kebaikan.

Menjadi teman bicara yang baik dan menyenangkan tidak ada ruginya. Anda akan menyadari bahwa melakukan sesuatu yang baik, akan membawa kebaikan juga bagi diri sendiri.


#30harimenulis
#hari15
#onedayonepost

42 komentar:

  1. setuju mbak, jangan menghakimi dan mencela selama pembicaraan ini poin penting banget menurutku karena banyak orang yang mengabaikan itu .

    BalasHapus
  2. Belajar mendengarkan terlebih dahulu sebelum berbicara, supaya ga salah paham.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada salahnya jadi pendengar yang baik juga ^^

      Hapus
  3. Betul, Mbak. Jangan mudah nge-judge dia salah dan saya paling benar. Bisa saja beda asumsi atau pandangan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebab belum tentu apa yang kita pikir selalu benar kan ^^

      Hapus
  4. Wuih one day one post. Semangat nulisnya mba.. tipsnya bagus nih. Emang ya adab berbicara harus terus kita perhatikan

    BalasHapus
  5. Setuju banget ama poin-poinnya, mbak.. Abis baca ini langsung merenung, kira-kira selama ini aku udah jadi teman bicara yang baik belum ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kita selalu berbenah diri ya mbak ^^

      Hapus
  6. menjadi teman bicara yang baik itu nggak gampang ya mba.

    BalasHapus
  7. Setidaknya kita bisa menjadi pendengar yang baik ya, hehee..
    Salam kenal...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Kita bisa mencoba menjadi pendengar yang baik ^^

      Hapus
  8. Aku hingg kini masih belajar untuk mendengar untuk menjadi teman bicara yang baik mba. Terkadang kebiasaan menyela pembicaraan :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hidup ini memang belajar kok mbak. Tetap berusaha itu penting. Yuk belajar jadi pendengar dan pembicara yang baik ^^

      Hapus
  9. Sebetulnya saya suka gerah sama orang yg mendominasi pembicaraan dan mau menang sendiri.. Di kantor saya ada yg kayak gini, kalo dia nimbrung ngobrol byk yg ogah menimpali..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tidak nyaman, tinggalkan saja obrolan ^^

      Hapus
  10. Noted! Semakin kesini ilmu komunikasi itu ternyata penting dlm kehidupan sehari hari

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Komunikasi memang penting agar apapun yang tersampaikan bisa diterima dengan baik

      Hapus
  11. Nuaris jarang dapat teman biacara yang baik dalam arti respon dan fokus sat kita bicara, kebanyakan mereka lebuh senang bicara tentang dirinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita bisa mulai dari diri sendiri dengan mencoba menjadi teman bicara yang baik ^^

      Hapus
  12. Di zaman serba gadget ini sudah jarang nemu teman yang bisa diajak bicara face to face...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya juga. Tapi kita tetap perlu lo punya teman yang bisa diajak sharing

      Hapus
  13. belajar lagi dari artikel ini..thanks mba

    BalasHapus
  14. Aku termasuk teman bicara yang demen mendengarkan, ga terlalu banyak ngomong, kecuali kalo minta pendapat dan ngejelasin soal kerjaan baru bawel hahahaaa (kan ngomong dibayar) xiziziz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aseeekk. Modal ngomong aja dibayar. Mau juga dong hahaha

      Hapus
  15. Bicara apa ada nya dan bicara jujur walau menyakitkan tapi ada hikmahnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kejujuran itu penting. Yang penting disampaikan dengan baik

      Hapus
  16. Miss suka masak, bahasa yg di mengerti lebih enak dengan Kata kata sederhana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh dong sesekali nyicipin masakan miss ^^

      Hapus
  17. paling sebel kalau kita sudah ngomong serius taunya orang yg diajakin bicara gak perhatiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti ngeselin ya kalo ada orang nggak perhatiin yang kita omongin

      Hapus
  18. Menjadi pendengar yang baik...selesaikan teman berbicara..
    Dan jangan menyela dan memotong...

    Ih...lagi belajar banget jadi teman bicara yg baik..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk sama-sama belajar jadi teman bicara yang baik ^^

      Hapus
  19. Nomor 2 dan 4 setuju bangeeett. Kdng yg cerita cuma pengen didengerin aja sih, bukan dinasehati apalagi dihakimin TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang kita hanya butuh didengerin ya mbak April

      Hapus
  20. Jadi teman bicara yang asik, bikin nambah teman juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak Ndy. Kalau orang lain merasa nyaman berbincang dengan kita, pasti dia tak segan untuk berteman kan? ^^

      Hapus
  21. Memang manusia itu lebih mudah berbicara daripada mendengar.
    Latihannya sama anak-anak dulu niih...
    Semoga kita bisa menjadi manusia-manusia yang sabar ((lebih banyak mendengar daripada berbicara))
    aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah. Manusia lebih senang kata-katanya didengar, tapi sulit untuk mendengar perkataan orang lain

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...