Jangan Tawari Me Time!



 
Bagi sebagian orang, me time itu perlu. Alasannya tentu relatif. Ada yang karena ingin menyegarkan otak, ada yang ingin menyegarkan tubuh karena lelah setelah beraktivitas seharian, bahkan ada yang karena merasa jenuh dengan ritme hidup yang monoton. Semua alasan itu sah-sah saja bagi setiap orang.

Tak terkecuali Ibu Rumah Tangga. Eh, jangan mengernyitkan dahi dahulu. Ibu Rumah Tangga itu tugasnya buanyaaakk pake banget. Maaf bukan bermaksud lebay. Tapi saya yakin, ada Ibu Rumah Tangga yang membaca kalimat tersebut mengiyakan dan menganggukan kepala, bahkan menyertakan dua jempolnya.

Ibu Rumah tangga itu sebenarnya tidak perlu me time dan jangan tawari dia untuk me time. Lho? 


Kalimat di atas terkesan jahat banget ya? Terkesan tidak mendukung Ibu Rumah Tangga punya waktu untuk dirinya sendiri.

Bukan begitu maksud saya.

Jadi begini. Meskipun Ibu Rumah tangga ingin diberi kesempatan untuk me time, tapi tetap saja tidak benar-benar bisa menikmatinya bila dalam pikirannya yang ada masih berputar soal menu masakan hari ini, cucian, setrikaan, antar jemput anak sekolah, bersih-bersih rumah dan sebagainya. Lha, kan percuma saja pingin me time tapi tidak bisa menikmati!

Jadi, kenapa harus punya me time bila tidak bisa menikmati dan memanfaatkan seefisien mungkin?

Padahal me time itu tidak harus lama. Tidak harus pergi liburan ke suatu tempat. Tidak harus keluar duit banyak.

Me time bisa dilakukan dimana saja. Di rumahpun bisa. Tidak perlu lama-lama. Bahkan tidak lebih dari 15 menit pun bisa kita melakukan me time.

Bahkan sejenak menikmati hangatnya secangkir kopi sambil membaca buku setelah beraktivitas seharian bisa juga menjadi me time lho.

Semua orang bisa melakukan me time, tidak hanya Ibu Rumah tangga dengan aktivitasnya keseharian yang seolah tiada habisnya. 

Manfaatkan kesempatan me time sebaik mungkin, lupakan sejenak soal belanja, menu masakan, cucian, setrikaan, ngepel, antar jemput anak sekolah dan berbagai aktivitas rumah tangga lainnya (Ibu Rumah tangga banget ya? Hehe). 

Inti dari me time adalah memberikan waktu bagi diri sendiri untuk rehat sejenak dari rutinitas fisik dan menenangkan pikiran. Itu saja.

Semua orang berhak dan sebaiknya mempunyai me time. Kapan saatnya? Berapa lama? Dimana? Dengan cara apa? Tentu Anda sendiri yang bisa menentukan, asalkan tidak melupakan hak dan kewajiban untuk diri sendiri dan lingkungan, apalagi bagi Yang Kuasa.

Semoga bermanfaat.


#OneDayOnePost

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^