Selasa, 13 Februari 2018

Baru Kali Ini




Tiba-tiba saya terbangun. Dan hal pertama yang diingat adalah gawai! Alamak, apa pula ini, pikir saya. Bangun tidur kok yang diingat malah alat tersebut ? Alasannya adalah, ada keraguan dan lupa. Apakah sudah membuat tulisan untuk hari ini?



Lantas melihat pada gawai dan mencari grup di whatsapp. Tentu saja yang saya cari adalah grup share link untuk #OneDayOnePOst, terutama untuk ODOP Batch 4 dan ODOP besar. Setelah menemukan yang dicari, kagetlah saya. Ternyata belum membuat satu tulisan dan membagi di 2 grup tersebut. Baru kali ini hampir saja terlewatkan satu hari tanpa postingan. Tiba-tiba rasa sesal hinggap.

Tahukah Anda apa yang sadang terjadi? Saya ketiduran. Sekitar jam 8 malam sudah tidur. Entahlah apa sebabnya. Sepertinya karena kelelahan fisik. Akibatnya, hampir saja berhutang tulisan. Apalagi untuk program #30harimenulis yang tinggal 2 hari, khususnya untuk para anggota kelas non fiksi ODOP 4. Sungguh, rasanya berat bila mempunyai hutang, meskipun itu hutang tulisan. Apalagi hutang yang lain. Berat. Dan saya tidak ingin memberikan hutang yang berat ini pada Dilan#eh.

Karena tidak ingin berhutang, lantas saya segera menuju laptop, dan menulis apapun yang ada di benak, yaitu tentang keresahan karena baru kali ini nyaris terlambat membuat sebuah postingan untuk program #30harimenulis. Dan seperti biasa, karena tulisan kali ini adalah tentang curahan hati yang paling dalam #halah, ya akhirnya saya menulis ala kadarnya.

Mohon maaf bila tulisan ini ada yang tidak berkenan bagi para pembaca (kalau ada yang membaca). Bila tiada yang membaca, setidaknya saya yang membaca tulisan ini.

Sebenarnya ada rasa malu juga sih. Lha wong sedang tidak ada yang mau ditulis kok maksain diri menulis.

Bagi saya, ya karena menulis dan memposting di blog merupakan hak pribadi saya, kenapa tidak? Toh ini blog pribadi. Saya bebas membuat postingan apapun di blog ini. Betul?

Selain itu, ketika melihat daftar yang membuat postingan di grup share link ODOP 4 hanya ada 1 nama, rasanya makin pedih. Entahlah kenapa program #30harimenulis ini kok sepi peminat. Mungkin kurang menarik, mungkin semua anggota kelas non fiksi ODOP 4 sibuk semua, atau memang sudah tidak begitu suka menulis.

Padahal, sebenarnya, program ini cukup sederhana syaratnya. Hanya mewajibkan para peserta membuat tulisan dengan tema bebas, dengan jumlah minimal 300 kata. Itu saja. Menulis tentang apapun tidak menjadi masalah, asalkan positif. Seperti yang saya lakukan kali ini. Tentang curhatan. Dan hei, ternyata saya bisa membuat 1 tulisan dengan jumlah kata hampir 400. Tidak percaya? Bisa Anda cek kok.

Begitulah. Tulisan ini dibuat hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Ternyata, menulis tentang isi hati itu, lebih mudah. Sekali lagi, Anda tidak percaya? Lebih baik Anda mencoba agar bisa merasakan sendiri. Caranya bagaimana? Ya dengan menulis. Itu saja.


#30harimenulis
#hari29
#oneddayonpost

6 komentar:

  1. Mbak nova selalu bersemangat, salut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Matur nuwun mbak Wiwid yang selalu memberi support untukku.

      Lancar saja ibadahnya di sana ya mbak? Aamiin ^^

      Hapus
  2. Balasan
    1. Kabuuurr... Hehe

      Iri yang positif yo mas :-D

      Hapus
  3. Grup ODOP apa nih Mba? Keren ih, rajin banget nulisnya. Jadi malu saya *tutup muka pake laptop XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru balas.
      Grup atau komunitas ODOP ini adalah suatu pergerakan untuk membiasakan menulis setiap hari ^^

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...