Sabtu, 27 Januari 2018

Pilih Produktif Ngeblog dengan Jumlah Kata Minimalis, atau Jarang Ngeblog dengan Jumlah Kata Banyak

sumber foto : google

Membiasakan untuk membuat postingan di blog apalagi setiap hari, bagi sebagian orang atau blogger, bisa jadi hal yang biasa. Tetapi tidak jarang ada yang merasa tidak mudah melakukan hal tersebut.



Beberapa teman blogger merasa bahwa mempunyai ide untuk membuat postingan di blog, tidak semudah angan. Rasanya menangkap ide tidak semudah membuat nasi goreng #eh.

Belum lagi ada kekhawatiran bila tulisan tidak enak dibaca, tidak ada yang mau membaca, tulisan tidak menarik dan sebagainya. Padahal anggapan-anggapan tersebut datang dari pikiran kita sendiri. Belum tentu juga anggapan tersebut benar. Kan kita belum menulis.

Saya pribadi memilih tetap menulis, meskipun ide belum muncul juga. Kegelisahan yang dirasakan bisa menjadi bahan untuk sebuah tulisan juga, bukan? Untuk tetap produktif menulis, tidak ada cara lain selain tetap menulis.

Seperti judul tulisan kali ini. Secara pribadi, saya memilih tetap produktif menulis, meskipun dengan jumlah kata minimalis. Meskipun mungkin hanya 300 kata. Apa salahnya membuat postingan hanya dengan beberapa kata? Yang penting menulis, menulis dan menulis.

Alasan yang lain adalah, saya tidak ingin terlalu banyak mikir tetapi tidak jadi menulis. Penulis itu ya menulis. Eh … terkesan sombong ya, dengan menyebut diri sebagai penulis? Duh, maaf. Semata itu hanya untuk menjaga semangat dalam menulis kok. Tidak ada maksud lain.

Sedikit saya berbagi pengalaman. Pernah nih, once upon a time #halah. Saya mengalami kebuntuan ide untuk menulis. Dipaksa seperti apapun, tidak bisa muncul. Merasa di-PHP #lho? Eh, nggak. Maksudnya, ya sama sekali tidak melakukan aktivitas yang berhubungan dengan menulis. Bahkan membaca saja tidak. Kecuali membaca update status teman-teman yang berseliweran di linimasa akun media sosial, membaca email atau sekadar blogwalking. Tidak lebih dari itu.

Anehnya, saya tetap kepikiran menulis. Pingin tapi gengsi, malu tapi mau #hahaha. Sama diri sendiri kok malu.

Hal itu berlangsung beberapa lama. Sekitar 2-3 minggu kalau tidak salah.

Saat itu, meskipun akhirnya saya kembali menulis, tapi tidak seproduktif biasanya.

Untunglah kesadaran itu timbul kembali. Lantas teringat niat awal dalam menulis. Meninggalkan jejak aksara, menebar kebaikan. Menulis apapun yang ingin ditulis asalkan positif. Meskipun tidak ada yang membaca, minimal diri sendiri yang membaca.

Hal tersebut berlangsung hingga saat ini. Saya kembali menulis. Meskipun hanya di blog pribadi. 

Begitulah. Dan tulisan ini sudah lebih dari 300 kata. Tidak percaya? Silakan dihitung sendiri, hehe.

Meskipun ada beberapa teman blogger yang memilih untuk jarang menulis, tetapi jumlah kata dalam postingan hingga 500 bahkan lebih dari 1000 kata, itu sih sah-sah saja. Mereka bebas dan berhak memilih, bukan?

Ada yang beranggapan, jumlah kata dalam satu tulisan ya minimal 500. Saya belum bisa menuju ke arah itu. Konsisten menulis setiap hari saja, kadang masih ogah. Kalaupun membuat postingan, isinya curhatan ala emak-emak. Duh!

Harapan saya sih, ingin tetap produktif menulis sampai kapanpun. Hingga tiada kesanggupan lagi untuk melakukan. Tidak terpaku pada jumlah kata saja. Yang penting tetap menulis. Semoga niat ini diridhoi Allah. Aamiin.


#30harimenulis
#hari13
#onedayonepost 

10 komentar:

  1. Setuju Mba. Produktif. Itu yang utama. Enggak apa-apa tulisan singkat asal berbobot. Jujur saya pusing kalau membaca tulisan di blog yang puaanjaaang bangeeettt. Dan enggak jelas intinya mau cerita apa. Capek deh... Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga tulisanku ini nggak bikin mbak Denik capek bacanya hehe

      Hapus
  2. Saat ini saya juga ingin rajin menulis. Menulis apa saja meski tak sampai 300 kata, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Semangat mbak. Konsisten nulis ya ^^

      Hapus
  3. Balasan
    1. Iyo mbak Lisa. Seng penting nulis. Semangat ^^

      Hapus
  4. Aku juga pernah ngalamin hiatus lama, Mbak. Hehehe. Bahkan sampai berbulan-bulan. Akhirnya awal tahun sadar dan semoga konsisten nulis lagi. Hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat menulis lagi ya mbak. Semangat ^^

      Hapus
  5. Aku nulis minimal 350 kata. Kadang kalau lagi banyak bisa sampai 1500an kata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren. Tetap semangat ya mbak Lina ^^

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...