Senin, 04 September 2017

Ya Sudah, Menulis Saja!



Ini sudah hari ke-4 bulan ini dan saya belum menulis apapun di blog kesayangan! Sedih? Iya.

Perasaan seperti ini seringkali menghinggap pada diri. Rasanya memang ada yang kurang bila tidak menulis. Hari-hari serasa sepi tanpa menggores kata, menuang pena *eh kebalik ya? Biarlah. Sesekali membolak-balik kata tak mengapa, kan? Hehe.



Sedih memang. Habis bagaimana? Kalau awal bulan, selain melihat kalender buat mengingat waktunya gajian *LOL, juga ya aktivitas menulis. Rasanya hidup saya kurang manis kalau tidak menulis, meskipun saya sudah manis *ehhh.

Kalau alasan kenapa saya tidak menulis adalah karena terlalu capek fisik (juga hati. Hahaha), klise pastinya. Yang jelas sih, ya karena malas.

Kalau alasannya karena tidak ada ide, itu jelas tidak benar. Ide menulis itu banyak kan. Bisa saja dengan mengamati lingkungan di sekitar, bahkan dari kegiatan sehari-hari, baik sebagai ibu, istri, perempuan bekerja, jadi warga, itu bisa jadi ide buat menulis. Hal sesederhana apapun, bisa kok jadi bahan untuk menulis. Saya saja yang malas *dikeplak.

Tapi kalau tidak menulis, kepikiran juga ingin menulis.

Jadi maunya apa?

Ya sudah, saya tetap menulis saja.

Meskipun tulisan jadinya curhatan belaka.

Yang penting saya bisa merasakan kelegaan, bahagia karena sudah mengizinkan jemari berpadu dengan rasa yang ada di hati dan pikiran, untuk menuang beberapa kata menjadi sebuah tulisan.

Lega? Pasti dong. Nih, saya juga lagi senyum-senyum karena sudah berhasil menulis. Nggak kelihatan ya, senyumnya *apaan sih.

Tulisan berasa nggak jelas begini kok bangga. Mungkin itu yang ada di benak Anda yang bersedia mampir ke blog ini.

Ah ... Saya sih cuek saja. Sesekali nulis curhatan kayak begini kan tidak salah. Toh tulisan ini tidak merugikan siapapun dan tidak melanggar aturan.

Saya perlu menulis untuk melegakan hati, kok. Biar jiwa saya juga sehat.


Baca juga : Menulis sebagai Terapi Bagi Jiwa


Bukankah manusia itu tak lepas dari masalah? Nah, untuk menyikapi berbagai permasalahan hidup, tentu tiap orang berbeda-beda kan. Kalau saya ya salah satunya dengan menulis.

Ya sudah, saya mau menulis saja! Anda juga ingin menulis? Ya menulis saja.

Jangan lupa bahagia ya :D

2 komentar:

  1. Nodiwa: ".. Yang penting saya bisa merasakan kelegaan, bahagia karena sudah mengizinkan jemari berpadu dengan rasa yang ada di hati dan pikiran, untuk menuang beberapa kata menjadi sebuah tulisan."

    Nah ini yang paling kang dedi suka dari mbak +novarina dian Wardani.. hehehe..
    Tetap semangat ya mbak.. Met beraktivitas & berkreasi aja. Mg sht & bhgia sll buatmu shabat hati..

    Barakallahu fiik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ketemu lagi eh bisa membaca lagi tulisan pak Dedi ( meskipun dalam bentuk komentar)

      Terimakasih selalu untuk support buat saya ya Pak :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...