Rabu, 06 September 2017

Maaf, Saya sedang Ingin Sendiri!



Duh, apa-apaan ini judulnya? Kok berasa galau banget ya? Memang iya, hehe. Galau tetapi tetap ingin menulis ya, begini ini jadinya hahaha.

Pernah nggak sih, teman-teman merasa sedang mengalami masalah yang teramat berat, belum bisa menemukan solusi terbaik, dan ingin sendirian dulu untuk menenangkan diri? Pasti pernah kan ya *sok tau.

Dalam kondisi yang sedang ingin menyendiri seperti itu, apa saja sih yang teman-teman lakukan? Hmm … boleh tahu dong ya, hehe.

Kembali pada topik tentang hal-hal yang dilakukan saat ingin menyendiri. Kalau saya sih, ya memang ada yang dilakukan, antara lain :

1.    Menangis
Menangis itu melegakan. Percaya deh. Dan menangis itu bukan milik anak kecil saja lho. Orang dewasa juga boleh menangis. Hanya saja, kadarnya yang berbeda. Tidak perlu lebay dengan menangis meraung-raung. Cukup berurai airmata saja. Kalau perlu menangis dalam diam (bagaimana caranya? Tanya saja pada rumput yang bergoyang *hahaha).

2.    Mengguyur tubuh dengan air

Guyuran air yang mengenai ujung kepala hingga kaki seakan bisa meredakan gejolak jiwa, yang seolah ingin segera meledak. Dinginnya air dapat meredam hal tersebut. Tentu saja saya tidak berlama-lama di kamar mandi. Selain dilarang oleh agama, kelamaan di kamar mandi bisa menyebabkan masuk angin, kan? Bukannya mengurangi masalah, malah menambah masalah, deh.

3.    Ambil wudu dan salat
Air wudu itu membuat hati adem. Selain untuk menyucikan diri tentunya. Lagipula, secara ini mau curhat *eh menghadap Sang Khalik, ya harus bersuci dulu, to. Kalau mau menghadap suami (apa ya, kata yang nyaman selain menghadap? *LOL), baru berdandan *hahaha.
Setelah berwudu, lantas saya bersiap untuk menghadapNya. Minimal salat sunah 2 rakaat. Memohon agar diberi petunjuk terbaik. Selain itu juga bisa sebagai sarana untuk mencurahkan segala isi hati, yang tahu hanya kita eh saya dan Allah. Orang lain tidak boleh tahu. Ini rahasia kami.

4.    Tidur
Terkadang saat sedang gundah, saya minta izin pada anggota keluarga yang lain untuk sejenak melepas raga dengan tidur. Pokoknya memejamkan mata dan menenangkan pikiran. Pada saat kondisi begini, saya sama sekali tidak mau diganggu. Gawai juga saya matikan. Jahat ya? Tidak, dong. Saya kan berhak memiliki privasi. Betul, nggak?

5.    Menulis

Saya usahakan untuk selalu menulis dalam kondisi apapun, bahkan saat hati sedang gelisah, mencurahkan isi hati bagi saya bisa sangat melegakan. Beban yang ada menjadi berkurang. Tentu tidak semua tulisan saya bagikan untuk diketahui semua orang, apalagi tulisan yang isinya curahan hati melulu, hehe.

6.    Jalan-jalan
Kebiasaan saya bila sedang suntuk itu, suka jalan-jalan sendiri. Biasanya sih naik motor yang jaraknya agak jauh dari rumah. Lega bisa melihat pemandangan yang hijau-hijau, seperti area persawahan, yang kebetulan masih banyak terdapat di daerah tempat tinggal. Frekuensi untuk aktivitas yang satu ini sekarang sudah sangat jauh berkurang. Secara status sudah menikah dan berkeluarga, kan. Yang penting bisa merasakan hembusan angin dan tidak jauh dari rumah, itu sudah cukup bagi saya.

7.    Minum kopi
Meskipun bukan penggemar kopi, tapi bagi saya, kopi itu bisa menenangkan. Sesekali minum kopi sendirian tentu tidak ada salahnya, bukan?

Itulah beberapa hal yang saya lakukan saat ingin menyendiri. Hal ini terkadang perlu dilakukan, untuk memberi kesempatan pada diri sendiri mengevaluasi dan mengoreksi, atas beberapa kesalahan yang pernah dilakukan, serta untuk meningkatkan kualitas diri dengan menjadi pribadi yang lebih baik.

Semoga.




2 komentar:

  1. minum kopi dan tidur itu aku suka mbak hahahha lol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dua hal yang membuat kita merasa nyaman ya mbak Ninda hahaha

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...