Rabu, 13 September 2017

Ingin Punya Blog Sepertimu




Sebuah chat mampir di whatsapp saya. Dari seorang teman. Dia bilang, ingin punya blog seperti milik saya. Hmmm ... Maksudnya apa ya?



Setelah saya bertanya pada teman tersebut, ternyata dia ingin punya blog yang (kelihatan) profesional, udah pakai Top Level Domain, syukur-syukur bisa menghasilkan #ehem.


Sebetulnya saya ingin tertawa membaca jawaban teman tersebut. Blog saya memang sudah TLD, tetapi kalau dianggap profesional sih, nggak juga ah. Apalah daku ini. Masih blog ala-ala emak yang suka curhat. Masih perlu banyak yang dibenahi, masih perlu banyak belajar lagi dan sebagainya. 


Yaa ... Walaupun sudah pernah mendapat beberapa job review dari blog, tapi masih sedikit, masih harus banyak berbenah, hehe.


Mungkin sekadar saran, buat teman saya (dan pembaca blog ini), agar ngeblog bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan, mengarah ke blog yang profesional, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan :

  • Konsisten menulis
Mempunyai aktivitas ngeblog itu sama juga dengan menulis. Bila blog ingin dikenal ya harus konsisten menulis. Harus mendisiplinkan diri dan berkomitmen untuk rajin menulis di blog.

  • Gunakan bahasa yang mudah dipahami
Pembaca blog akan merasa lebih nyaman bila membaca tulisan yang mudah dipahami. Jangan sampai blog kita ditinggalkan pembaca hanya karena seringnya kita menggunakan bahasa yang sulit dimengerti, terlalu alay dan membosankan.

  • Tampilan blog jangan terlalu ramai
Beberapa blog yang saya anggap cukup profesional justru tampilan blognya sederhana, desainnya tidak terlalu ramai, tidak banyak hiasan blink-blink yang bikin mata jadi tambah lelah.

  • Harus ada widget standar yang diperlukan untuk sebuah blog
Widget standar yang diperlukan untuk sebuah blog misalnya widget beranda, tentang penulis, profil penulis (eh, sama ya?), postingan terpopuler, pengikut, label atau kategori juga kontak penulis yang bisa dihubungi

  • Jangan mudah menyerah
Menjadi seorang blogger yang profesional bisa dilakukan siapa saja. Asal tekun dan tidak mudah menyerah. Misalnya ketika mendapat pengunjung dan yang berkomentar sedikit, lantas langsung ngambek tidak menulis lagi di blog. Ini bukan sikap seorang blogger profesional.


Nikmati saja proses itu. Yakinlah bahwa setiap tahap dalam berproses tersebut akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.


Are you ready? Yuk, kita sama-sama belajar menjadi blogger profesional.

15 komentar:

  1. dorong dia mbak, untuk membaca buku dasar blog. kalau dia tertarik dengan blog . semoga aja dia termotivasi awal untuk membuat blog nya langkah demi langkah.
    takutnya dia hanya panas diawal dan lesu ketika dalam menjalankan blognya. kemudian terbengkalai blognya. kan kasihan mbak . blog nya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas Fajar. Kita harus memberi dorongan bagi orang-orang yang mau belajar. Terimakasih sarannya :)

      Hapus
  2. Assalamu'alaikum mbak Nova..
    Ada kalimatmu yang kang Dedi sukai: "Apalah daku ini. Masih blog ala-ala emak yang suka curhat. Masih perlu banyak yang dibenahi, masih perlu banyak belajar lagi dan sebagainya."

    Knp kang Dedi suka kalimat ini? (Lho koq nanya balik sih? Biar seru-seruan aja deh.. Hehehe..)

    Blog ala emak-emak aja udah begitu enaknya utk dibaca, ditelaah dan direnungkan.. Apalagi bila mbak Nova merangkainya udah bukan ala emak-emak ya... bakalan nikmat banget mengikutinya ya... xixixixi..

    Tetep semungut.. eehh typho deh.. mksdnya semangat ya mbak.. smg besok lusa udah naik tingkat menjadi bukan ala emak-emak deh...

    Met beraktivtas aja buatmu.
    Dan salam keberkahan saja buatmu dan kelg tercintamu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga menjadi cambuk bagi saya untuk selalu memperbaiki tulisan.

      *meleleh rasanya baca komentar Pak Dedi :D

      Hapus
  3. intinya memang konsisten menulis dan saat ini aku lagi down menulis hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga semangat nulisnya segera bangkit ya mbak Herva :)

      Hapus
  4. Baik, Bunda, makasih sarannya.... Hehe...
    Pokoknya ngeblog ngeblog ngeblog lah...

    BalasHapus
  5. Pokoke nulis yang bermanfaat di blog hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap mbak Dewie. Semoga tulisan-tulisan kita menginspirasi ya. Aamiin :)

      Hapus
  6. orang biasanya gampang aja bilang pengen punya blog tapi angin2an ya mbak hmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena belum merasakan 'klik' dengan ngeblog :)

      Hapus
  7. Keren, ah. Mbak Nova terus berproses dengan telaten.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Damar jauh lebih keren :)
      Terimakasih supportnya ya mbak

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...