Selasa, 29 Agustus 2017

Ini Kopiku, Mana Kopimu?



Ceritanya, beberapa hari ini saya lagi suka ngopi (lagi). Biasanya memang jarang ngopi, apalagi mengonsumsi kopi hitam. Pake yang ditumbuk pula (bukan kopi yang lembut).




Biasanya kalau kegemaran ngopi ini timbul, itu artinya saya lagi stress hahaha *abaikan.

Tapi kali ini saya sering ngopi memang karena ada kegalauan sih. Yah, namanya juga hidup, pasti ada aja kan masalahnya. Manusia yang hidupnya tidak mempunyai masalah kok kayaknya nggak mungkin ya.

Tapi saya tetap ingat kok batas-batas mengonsumsi kopi. Apalagi yang saya konsumsi ini kopi hitam. Bukan kopi sachet yang berwarna coklat ataupun putih. Ya, secara kadar kafein yang lebih tinggi, tentu saya tidak boleh overdosis dong ya. Apapun yang berlebihan itu memang tidak baik kok.

Kenapa saya suka kopi hitam (apalagi yang ditumbuk?)

#Ya karena sensasinya itu beda dengan bila mengonsumsi kopi selain warna hitam.

Bedanya dimana?

#Menurut saya (sekali lagi menurut saya), kopi hitam itu terasa lebih nikmat, terasa keaslian rasanya. Apalagi bila kopi tumbuk, bila terhidang masih terasa klethis-klethis (tumbukan = Jawa). Hmmm ... Nikmatnya tiada tara.

Apa wadah yang paling disuka saat menikmati kopi?

#Percaya nggak, saya itu paling suka menikmati kopi hitam, yang tersaji dalam cangkir putih, seperti gambar di atas, apalagi cangkir tersebut sudah tergores (gropes = Jawa), di salah satu bagiannya. Entahlah. Saya juga bingung bila ditanya alasannya. Yang jelas, goresan dalam cangkir kopi itu menambah nikmat saat menyeruput.

Dimana tempat favorit menikmati kopi?

#Di warung. Hahaha. Saya bukan orang yang suka cangkrukan di warung lho. Tapi kalau pas jalan dan nemu warung di pinggir jalan terutama di desa, dan nyediain kopi cangkir tumbuk, wah ... pasti langsung pesan deh hehe.

Kapan saat paling nikmat menikmati kopi?
#Kapanpun. Saya bukan orang yang time minded to enjoy a cup of coffee ya. Kapanpun asal pas buat di hati, ya oke aja buat saya. Tapi kalau lagi galau #eh, bisa pagi, siang dan malam minum kopinya hahaha.

Saya bukan coffee addict. Bukan kebiasaan rutin yang wajib saya lakukan setiap saat buat ngopi. Kadang juga having fun aja.

Yang pasti, ngopi itu nikmat :D

Jadi, itulah sedikit cerita tentang secangkir kopi buat saya. Ini kopiku, mana kopimu?

2 komentar:

  1. Di sini kopi saya Mbak Nova, https://anefariz.com/review/kopi-kapal-api-yang-jelas-lebih-enak/
    Ngopi memang enyaaak ☕

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sensasinya memang beda ya mbak Ane hehe

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...