Kamis, 03 Agustus 2017

BE YOURSELF



Ceritanya, aku habis ngobrol lewat whatsapp dengan seorang teman yang juga seorang penulis. Tulisan-tulisannya sering bertema inspirasi dan menggugah banyak orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, banyak tulisannya dimuat di media, baik online maupun offline. Aku beruntung bisa mengenal dan memperoleh banyak ilmu darinya. Tidak hanya ilmu dunia, pun ilmu akhirat. Silaturahmi kami tidak hanya terjalin lewat dunia maya, tetapi juga kerapkali kali di dunia nyata. Kami bertemu, entah pertemuan yang memang sudah direncanakan maupun tanpa sengaja kami dipertemukan oleh Allah. Kami saling mengenal sudah cukup lama, dan dia mengetahui perkembangan tulisanku.

Karena kebetulan kami sama-sama menyukai dunia menulis, obrolan kami masih seputar itu. Awalnya sih karena dia melihat tampilan blogku sekarang jadi berubah, bertambah keren (ehem ...*sombong nih, hehe. Nggak kok, cuma ganti template saja). Dia juga bilang, aku lebih cocok jadi blogger (ciee …). Terus, dia minta diajarin. Duh, berasa menabur garam ke lautan, deh. Secara dia kan lebih professional jadi penulis.

Padahal sebenarnya, blogku ya masih biasa saja. Dalam artian, ya belum bisa dikatakan sebagai sebuah blog yang keren. Hanya template yang berubah, sehingga tampilan blog juga kelihatan berubah. Tetapi dalam hati aku meng-aamiinkan, disebut sebagai blogger keren. Bukankah ucapan adalah doa? Semoga kelak aku juga bisa menjadi seorang blogger yang keren dan bermanfaat, aamiin.

Seperti tadi kusebut di atas, temanku ini minta diajarin ngeblog. Lha, aku jadi heran, secara dia sudah jadi penulis keren begitu, juga punya blog, kok minta diajarin aku yang masih pemula ini? Ya, memang sih, setelah aku mengunjungi blognya, dia jarang update postingan di sana, lebih sering update status di facebook. Kebalikan sama aku, yang lebih sering mengunjungi blog pribadi (mengunjungi lho ya, bukan posting, hehe) daripada update status di facebook. Karena  aku memang merasa lebih nyaman ngeblog.

Setiap orang pasti punya alasan tertentu ketika mempunyai minat pada sesuatu, bukan?

Temanku ini menyarankan, agar aku lebih fokus saja untuk membuat postingan di blog, apalagi lewat media ini –meskipun masih sedikit- sudah kelihatan hasilnya. Disampaikannya bahwa passion menulisku sudah mulai terarah, yaitu ngeblog.

Menurutnya, menulis itu tidak harus nantinya berbentuk buku. Dia berpendapat begitu karena aku ingin sekali bisa menghasilkan tulisan dalam bentuk buku –semoga tidak hanya satu buku- seumur hidupku. Temanku juga memberi wawasan bahwa ngeblog merupakan salah satu cara untuk berbagi dan menginspirasi, lewat postingan-postingan di blog. Blog itu adalah buku online. Melalui blog, tulisan-tulisan tetap bisa dijadikan buku, meskipun dalam bentuk digital, yaitu ebook.

Dia juga menambahkan agar aku fokus untuk aktivitas ngeblog, meskipun beberapa masih dalam bentuk curahan hati. Siapa tahu dari postingan tersebut ada yang merasa terwakili suara hatinya, bahkan terinspirasi.

Fokus dan Be Your Self!

Untuk menjadi seseorang yang sukses dan tercapai yang diharapkan, salah satunya adalah harus fokus dan jadi diri sendiri. Hal itu juga diungkapkan temanku. Meskipun banyak pengaruh dari luar, kita tidak boleh begitu saja berubah pikiran dan menjadi orang lain yang tidak sesuai kehendak kita.

Demikian juga dengan menulis. Menulis itu harus dilakukan dengan nyaman. Harus sesuai dengan apa yang ada di pikiran dan hati kita. Jangan memaksakan diri untuk menjadi “To be” dan melakukan yang orang lain inginkan, sementara hati kita berontak.

Jadilah dirimu sendiri! Lakukan apa yang kau inginkan, selama itu demi kebaikan dan bermanfaat!






6 komentar:

  1. tetep keren kok mbak beneran deh lah ngisinya bisa rajin begini kan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga aku bisa konsisten nulis. Aamiin :)
      Thx supportnya mbak Nin :)

      Hapus
  2. aku jg ngaminin klo dibilang blogger keren haha. hrus fokus dan jadi sndri. stju mbk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin (lagi). Hehe.
      Thanks udah mampir,mbak Muthi :)

      Hapus
  3. benar tuh be your self karena sesuatu yang dipaksakan tidak akan membuat nyaman harus dengan keinginan hati sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga menginspirasi. Thx udah mampir ☺

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...