Jumat, 19 Mei 2017

Satu Hari Penuh Arti





Semakin banyak berbagi, semakin banyak yang diterima
(Lutfi Kurniawan)


Pernahkah terlintas dalam benak kita, melakukan satu hal yang penuh arti, meskipun hanya sekali, hingga tiba waktunya untuk berhenti?

Mungkin ada diantara kita yang merasa tidak berarti dan merasa tidak mempunyai apa-apa untuk bisa diberikan kepada orang lain. Tak sedikit yang merasa tidak mempunyai kemampuan untuk bisa bermanfaat bagi orang lain. Hingga terus meratapi nasib karena tidak bisa menjadi insan yang berguna. Sikap yang tidak seharusnya dimiliki,  bila kita menyadari bahwa Allah menciptakan makhluk dengan sebaik-baiknya.


Kita diberi waktu selama bertahun-tahun hidup di dunia ini. Dalam satu tahun terdiri dari 365 hingga 366 hari. Coba kita renungkan. Dalam setahun, hal apa saja yang pernah kita lakukan? Tidakkah terbersit ingin berbuat kebaikan yang berarti, meski hanya dalam sehari saja?

Tidak perlu berpikir muluk tentang kebaikan. Lakukan saja. Tidak perlu bingung kebaikan dalam bentuk seperti apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain. Hal-hal sederhana yang selama ini luput dari perhatian, mungkin sepele bagi Anda, namun sangat berarti bagi orang lain. Bahkan hanya sekilas senyum disertai sapa tulus ikhlas Anda pada tetangga depan rumah, ternyata bisa menyejukkan hati dan membuat tetangga Anda merasa bahagia. Bukankah menyenangkan orang lain termasuk kebaikan?

Berbuat kebaikan tidak perlu ragu. Lakukan saja. Selama itu tidak melanggar koridor  kesopanan. Eh, namanya berbuat baik pasti hal-hal yang baik, kan ya.

Ketika satu hari dalam hidup kita bisa menjadikannya  berarti dengan berbuat kebaikan bagi orang lain, disaat itulah letak kebahagiaan hati menghampiri kita. Bila selalu berbuat kebaikan menjadikan diri berarti dan kebahagiaan tercipta, kenapa tidak dilakukan setiap hari atau setiap saat?

Ada sebuah nasihat terkait kebaikan. Ingatlah kebaikan yang pernah orang lakukan padamu, tetapi jangan selalu mengingat kebaikan yang pernah kau lakukan pada orang lain.  Hal ini dimaksudkan agar kita tidak menjadi sombong karena pernah berbuat baik, sekaligus mengingatkan kita untuk terus berbuat baik setiap saat.

Biarkan lingkaran kebaikan selalu ada dalam diri kita. Jadikan satu hari dan hari-hari lainnya memberi arti dalam hidup.

Semoga yang sedikit ini memberi manfaat.


Nova DW
Nganjuk, 19 Mei 2017


#PengingatDiri
#Inspirasi


14 komentar:

  1. Benar sekali mbak Nova..
    Bila hari ini kita isi dengan satu kebaikan dan hari berikutnya kita isi satu kebaikan lagi, maka dalam setahun akan kita raih 366 kebaikan. Apalagi jika dalam satu hari kita isi dengan lebih dari satu kebaikan ya mbak.. betapa barokahnya kita saat mengisi hidup ini dengan berbagi kebaikan..

    Terima kasih tausyiah singkatmu ya mbak.. :)
    Barakallahu khairan katsiran.

    BalasHapus
  2. Sebagai pengingat diri saya, Pak Dedi. Bukan tausyiyah. :)

    Terimakasih untuk apresiasinya. Salam santun

    BalasHapus
  3. Setuju mba. Kalau berbuat baik ya berbuat baik saja, tidak perlu ada pamrih. Ikhlas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. So ... Berbuat baik sajalah. Buar Allah yang membalasnya. Betul begitu, mbak Nur Rochma? :)

      Hapus
  4. Haiii mbak nova...
    *nyapa sambil senyum2 :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai juga mbak Ciani

      *sambil melambaikan tangan :D

      Hapus
  5. bener banget mba lupakan kebaikan yang sudah kita lakukan biarkan orang lain yang mengingatnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agar kita terus semangat untuk melakukan kebaikan, ya mbak Herva :)

      Hapus
  6. Aku suka kalimat ini : Biarkan lingkaran kebaikan selalu ada dalam diri kita. Jadikan satu hari dan hari-hari lainnya memberi arti dalam hidup. Dalem banget dihatiku.

    BalasHapus
  7. Semoga kita bisa selalu berbuat kebaikan setiap hari, aamiin.
    Salam kenal Mba Nova.

    BalasHapus
  8. .
    \ 
    > Š†oejoooee!!!
    ^

    BalasHapus
  9. Betulmbak. Kalo kata iklan kan, berbuat kebaikan itu kewajiban. Bukan prestasi, tp keharusan

    BalasHapus
  10. Dan berbuat kebaikan tidak perlu terus diingat ya mbak Ardiba :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...