Selasa, 21 Maret 2017

Teruslah Menulis dan Berbagilah











.

Jadi ceritanya, kemarin saya membaca salah satu postingan seorang blogger di grup #BloggerCrony, namanya mbak Amanda Ratih Pratiwi. Dia baru saja mendapat reward sebagai Most Wanted Blogger Crony, sebuah penghargaan kepada blogger yang menulis untuk berbagi pengalaman/pengetahuan personalnya sehingga menginspirasi siapapun yang membaca untuk berpikir dan berbuat positif. Selain itu, penilaian ini juga diberikan bagi siapapun yang aktif #UpdateBlog di #BloggerCrony.
.



Kriteria penilaian yaitu blogger yang paling rajin membuat konten orisinal non-sponsor sepanjang Januari 2016-Januari 2017, punya storytelling berkarakter kuat, berkepribadian positif di medsos, memiliki attitude baik (rajin menjawab komentar yang masuk di blognya), punya engagement bagus dalam blognya, andal memilah ilustrasi dalam postingan, peduli me-mantainance tampilan blog secara rapi (tampilan desktop maupun mobile).
.

Sayapun jadi kepo nih sama blogger kece satu ini, hehe. Lantas meluncur ke blog pribadinya. Dan, alamak! Mbak Amanda tuh memang keren habis. Sudah ada 5 buku solo yang terbit dan 17 antologi, menjadi reviewer beberapa tempat wisata dan kuliner juga sebagai sponsored post beberapa brand terkemuka. Mbak yang satu ini juga pernah jadi ghostwriter di AnneAhira. Wuih … pokoknya keren deh. Meskipun begitu, dia tetap merendah aja waktu dapat penghargaan Most Wanted Blogger Crony. Disampaikan bahwa isi blognya biasa-biasa saja, alexa kecil, DA rendah, sponsored post sedikit, tampilan blog biasa saja, hanya dibumbui tips-tips remeh yang baginya tidak banyak memberi manfaat bagi banyak orang. Mbak Amanda menambahkan, bahwa dia merasa belakangan ini banyak menulis tentang daerah tinggalnya, yaitu Ambon.
.

Ternyata, penilaian pihak #BloggerCrony justru karena Mbak Amanda menulis hal sederhana yang bermanfaat, meski juga menulis review dan tulisan lainnya. Blog dia dianggap bisa membuat orang lain terinspirasi (dan saya memang terinspirasi dengan blog mbak yang keren ini).
.

Saya juga teringat beberapa saat lalu, membuat postingan tentang para blogger yang juga menginspirasi, seperti halnya mbak Amanda. Dalam postingan tersebut (baca : Tetaplah berbagi dalam kondisi apapun), saya menulis tentang beberapa blogger inspiratif yang tetap berbagi dalam kondisi apapun. Tulisan-tulisan mereka sungguh kece badai (bagi saya). Dalam keterbatasan, mereka tetap menebar manfaat dan semangat untuk berbagi bagi sesama. Diantaranya adalah Mbak Tri Wahyuni Zuhri, seorang perempuan tangguh dan penulis buku dengan judul ‘Kanker Bukan Akhir Dunia’. Beliau divonis sebagai pasien kanker stadium akhir. Masya Alloh. 
.


Saya kembali bercermin pada diri. Terkadang masih terselip harap lain saat menulis di blog. Sering galau tentang DA, PA, follower yang masih sedikit, komentar-komentar yang jarang mampir, brand-brand yang jarang melirik, bahkan terkadang menulis sekadarnya saja, biar dianggap bikin postingan. Duh! Kok saya begini ya? Saya teringat bahwa pernah menulis tentang Kenapa Harus Menulis? diantara postingan di blog pribadi.
.

Kembali meluruskan niat adalah langkah yang harus segera saya lakukan! Saya menulis untuk apa? Kalau hanya ingin sekadar menulis, toh bisa saja dilakukan. Nulis ya nulis saja, nggak usah mikirin apa-apa, selesai. Menulis juga bisa asal-asalan, tidak melibatkan hati. Hasilnya? Pasti bedalah menulis yang datangnya dari hati dengan yang tidak. Tidak percaya? Silakan dibuktikan sendiri.
.

Jalan untuk meraih kebahagiaan dalam hidup ini, bagi saya salah satunya adalah dengan menulis (baca : Menulislah Agar Kau Bahagia). Menulis bisa menuangkan segenap rasa melalui rangkaian kalimat. Mengingat kembali akan tujuan menulis harus selalu terpatri di hati. Tentang pengunjung, komentar juga misalnya kelak bisa benar-benar menghasilkan dari tulisan, itu semata bonus dari Allah atas usaha selama ini. Saya harus lebih ikhlas melakukannya, semata untuk berbagi dan bermanfaat bagi sesama. Apakah Anda juga ingin bahagia dengan menulis?
.

Baca juga : Menulislah dari Sekarang!
.


Semoga yang sedikit ini bermanfaat.




Nova DW
Kota Bayu, 21 Maret 2017




#PengingatDiri
#Inspirasi



23 komentar:

  1. Terinspirasi mbak... Alhamdullah saya masih berusaha Istiqomah nlis..Meski kadang malesny lbih super...Tpi stelah baca artikel mbak, buat saya nambah motivasi..
    Oiya, mbak dah tw blm, yg seorang wanita cacat/lumpuh tapi bisa nulis? Malah dah punya karya dua buku klo gx salah..Hehe...Tu bisa jdi smngat kita biar Istiqomah makin awet tuk mnybar kebaikan lewat tulisan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya jadi malu. Diberi kesempatan malah belum bisa menghasilkan karya ( buku) yang terbit :(

      Hapus
  2. hebat yah, mbak ophi satunya yang menerima penghargaan sama juga keren habis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kita segera mengikuti jejak mereka ya mbak Uli. Aamiin 😊

      Hapus
  3. Aduh apaan sih haha.. Aku malu deh. Blom bisa apa2an juga, makasih loh udh terinspirasi sama aku mba 😀😀😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kembali, mbak Amanda. Moga aku jg bisa jadi sosok menginspirasi seperti mbak 😊

      Hapus
    2. Maluuuu wahahaha.. *pingsan*

      Hapus
    3. Buang malunya. Hush hush
      Hahahaha.Emang ayam? Kok di-hush hush 😃😃😃

      Hapus
  4. Menginspirasi...keren pokoknya

    BalasHapus
  5. Followerku masih dikit...
    Tetapi mulai menemukan irama dalam menulis di blog.

    Tulisan mbak Nova keren2 kok kayak (tabloid) Nova

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho ya kan ... Eh tapi, tabloid Nova banyak penggemarnya lho. Moga aku ntar juga byk penggemare deh. Tulisanku maksudnya, hehe

      Hapus
  6. Istiqomah menulis untuk menyebarkb kbaikan. Dan mngabadikan ilmu

    BalasHapus
  7. Tulisan menarik dan menginspirasi mba..mohon mampir dan evaluasi tulisan sederhana saya http://charlesemanueld.blogspot.co.id/2017/03/luna-karib-beraksi-menjadi-lebih-berarti.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mas Charles :)

      Oke, thx infonya

      Hapus
    2. Sudah saya BW dan leave comment. Terimakasih sudah mampir ya 😊

      Hapus
  8. menulis karena cinta juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, mbak Ninda. Kalau tidak cinta, mana mungkin kita mau menulis. Pasti lewat deh keinginan menulis hehe

      Hapus
  9. menulis itu salah satu bentuk sedekah, berbagi informasi untuk orng lain kak kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, berbagi adalah salah satu bentuk sedekah. Semoga kita termasuk orang-orang yang gemar bersedekah ya. Aamiin :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...