Senin, 06 Maret 2017

Review ‘Sambal Pecel Mbak Vy’







Sebagai salah satu penggemar pecel, saya kerap mencicipi bumbu yang satu ini tidak hanya di satu tempat saja, tidak hanya di warung langganan. Bila sedang jalan-jalan di daerah saya, entah di pelosok desa maupun di perkotaan, terkadang saya mencoba nasi pecel di warung atau rumah makan yang saya singgahi, tentu saja yang ada menu pecelnya.
.



Menu pecel memang salah satu menu favorit bagi saya. Mungkin karena sejak kecil terbiasa menikmati, atau karena banyak sayuran dalam penyajiannya, atau karena pecel adalah salah satu kuliner andalan daerah yang saya tinggali, yaitu Kabupaten Nganjuk. Saya memang membiasakan diri untuk banyak mengkonsumsi sayuran hijau, dan inilah salah satu alasan menggemari pecel, karena di setiap penyajian selalu ada sayuran di atas nasi kemudian disiram bumbu pecel yang menggiurkan. Apalagi disajikan di atas daun jati, atau daun pisang sekalipun. Rasanya tentu lebih nikmat.
.


Meskipun tidak setiap saat berkuliner, untuk tetap bisa menikmati bumbu pecel, dalam lemari es selalu tersedia. Setiap saat saya ingin menikmati bumbu yang satu ini, tinggal menyeduhkan dalam air panas, jadi deh.  Atau bisa juga dinikmati bersama kerupuk yang digoreng pasir, dan hap, nikmatnya. Untuk memperolehnya, terkadang saya membeli di pasar, atau di tukang sayur yang lewat depan rumah, atau mendapat kiriman dari ibu saya, dan sstt … mertua saya sering mengirimi juga (menantu kesayangan nih, hehe). Tentu saja saya tidak menolak bila ada yang memberi bumbu pecel kegemaran (maunya gratisan ya, hehe).
.


Di Kabupaten Nganjuk, banyak orang yang bisa membuat bumbu pecel.  Salah satunya adalah Teh Devy Nadya Aulina. Meskipun bukan orang asli Nganjuk, namun menurut saya, bumbu pecel bikinannya tak kalah menarik juga dari segi rasa, dengan buatan orang Nganjuk. Teh Devy asli Bandung dan menikah dengan orang Nganjuk. Adanya jiwa entrepreneur membuatnya berpikir untuk dapat menangkap peluang dari hobinya berkreasi dengan kue dan makanan. Kue buatannya juga dijajakan baik offline maupun online. Selain itu dia juga mempunyai online shop dengan pelanggan tersendiri, bahkan masih menyempatkan menulis dengan karya-karya yang sudah tembus media.
.


Menjatuhkan pilihan untuk berbisnis bumbu pecel bagi Teh Devy menurutnya karena bumbu yang satu ini merupakan salah satu ciri khas kuliner di Kabupaten Nganjuk dan banyak penggemarnya. Pangsa pasar masih luas. Meski begitu, dia lebih memilih menjual secara online walaupun tak menampik permintaan pelanggan secara offline.
.


Pertama kali saya melihat bumbu pecel bikinan Teh Devy, saya langsung tertarik. Sama sekali tidak berminyak seperti pada umumnya bumbu pecel yang pernah saya nikmati. Ini menarik. Bumbu pecel biasanya memang identik dengan bumbu yang berminyak. Hal ini meruakan salah satu keunggulan bumbu pecel Teh Devy. Disampaikannya bahwa ada trik khusus agar bumbu pecel tidak berminyak.
.


Selain itu, keunggulan lainnya adalah Teh Devy berani memproduksi dalam 3 varian rasa, yaitu pedas, pedas manis dan tidak pedas. Biasanya produsen bumbu pecel di daerah saya hanya memproduksi satu varian rasa. Kebetulan ketika ditawari mereview, saya diberi contoh bumbu pecel dengan rasa pedas manis. Tekstur bumbu pecel buatan Teh Devy cukup lembut. Dengan rasa pedas manis (meskipun bagi saya masih terlalu manis), bumbu pecel ini malah saya jadikan kudapan. Dinikmati begitu saja tanpa kerupuk goreng pasir atau diseduh.  Hmmm … yummy.
.


Kemasan bumbu pecel Teh Devy cukup higienis. Setelah dibungkus dengan plastik lantas dimasukkan dalam wadah kedap udara. Ukuran netto tiap kemasanadalah 250 gram. Dengan kemasan seperti itu, bumbu ini praktis dibawa kemana saja, bahkan bisa juga untuk oleh-oleh. Bumbu pecel ini bisa bertahan selama 2-3 pada suhu ruang. Sedangkan bila dimasukkan ke dalam lemari es bisa bertahan 6 bulan hingga 1 tahun.
.


Bagi penggemar pecel maupun yang ingin mencicipi bumbu pecel, menjatuhkan pilihan pada ‘Sambal Pecel Mbak Vy’ tentu tidak salah lagi. Anda akan ketagihan setelah menikmati sensasi rasanya. Bila menginginkan membeli secara online, Anda bisa langsung menghubungi Teh Devy melalui 089680289255, pin BBM 7449EC4F, atau inbox di akun facebook Devy Nadya Aulina. Asal tahu saja, bumbu pecel bikinan Teh Devy sudah melanglang buana ke luar negeri lho. Penggemarnya sudah sampai Dubai, Malaysia bahkan Hongkong. Jadi, tunggu apalagi? Pesan sekarang juga dan rasakan sensasi rasanya!



Nova DW
Nganjuk, 5 Maret 2017



#SambalPecelMbakVy
#3VarianRasa
#KulinerKhasNganjuk
#ReviewProduk

4 komentar:

  1. Saya juga pernah merasakan enaknya bumbu pecal Mbak Vy...maknyuss...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, mbak Rina udah nyicip sambal pecelnya Teh Devy :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...