Kamis, 16 Februari 2017

Cantik






Judul di atas sering diidentikkan dengan perempuan. Siapa sih perempuan yang tak suka dibilang cantik? Saya pun tak terkecuali ^-^. Semoga saya tak menjadi sombong bila kata ini disampaikan pada saya.
.


Banyak perempuan yang mencoba berbagai cara untuk menambah kecantikannya, meski Allah telah mengkaruniakan sebaik-sebaik pada wajah perempuan. Ada yang ingin lebih memutihkan wajah, ada yang ingin lebih memancungkan hidung dan lain sebagainya. Namun seringkali mereka lupa bahwa kecantikan yang tampak, kecantikan dari luar akan tersia-sia bila personalitas dan pribadinya tidak secantik kulit wajah dan semulus kulit tubuh.
.

Kecantikan rambut dan kesehatan kulit kepala perlu dijaga kebersihannya agar rambut tak berbau, kusam dan menjadi sehat. Namun yang lebih penting dan perlu diberi perhatian adalah yang ada di kepala, yaitu pikiran. Tak mungkin bisa menjadi cantik bila yang ada di pikiran hanyalah perkara remeh temeh, misalnya tentang gossip artis terbaru, gaya hidup, merk sepatu terkenal, dan merasa harus update fashion keluaran terbaru serta pikiran-pikiran negatif lainnya, termasuk sering bersuudzon pada orang lain. Na’udzubillah.
.

Ada juga yang ingin memutihkan wajah namun lupa memutihkan hati. Lupa untuk menjadi orang yang penyabar, penyayang, lupa menghormati kedua orangtua, lupa memohonkan ampun segala dosa orangtua dan lupa menghormati sesama. Padahal sesusungguhnya, hati yang putih dan bersih akan selalu tampak bila kita selalu berbuat baik. Hati yang cantik dan jernih bisa melihat dan bersyukur atas segala nikmat dan anugerah di segenap kehidupan.
.

Orang yang cantik bukan sekadar cantik pada wajah, namun juga kerapian diri dan hati secara keseluruhan. Diri yang rapi asasnya adalah kebersihan. Tak mungkin cantik bila tak bisa menjaga kebersihan pakaian, hingga lupa bahwa kaos kaki dan jilbab yang sudah seminggu dipakai waktunya dicuci. Tak mungkin cantik bila membiarkan piring-piring kotor menumpuk di rak cucian, namun malah banyak menghabiskan waktu di depan televisi atau sibuk dengan gadget.
.

Orang cantik dalam arti kata sebenarnya terbina dalam tempo yang panjang setelah melalui berbagai serial kehidupan. Bila Allah menguji maka akan merespon dengan akhlak mulia dan tetap bersangka baik padaNya. Orang yang cantik tidak mudah menyalahkan keadaan, tetapi mencari ruang untuk memanfaatkan potensi diri dan mencapai kejayaan dalam setiap kesulitan yang menerpa.
.

Kecantikan sejati sesungguhnya datang dari hati yang bersih. Orang yang cantik akan bersegera meninggalkan maksiat, bertaubat dan tidak membiarkan hati bersarang dengan syaitan dan penuh dosa. Selalu haus akan ilmu-ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat, tetap berbuat baik pada siapa saja, termasuk lembut pada kedua orangtua dan selalu mendoakan mereka, serta selalu berusaha agar hidupnya bermakna bagi orang lain.
.

Semoga yang sedikit ini bisa memberi manfaat.



#SelfReminder
#Inspirasi

8 komentar:

  1. Makasih kak nasihatnya .... mak jleb ngena di hati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebagai pengingat diriku juga. Terimakasih sudah mampir :)

      Hapus
  2. Ok mbak...makasih nasehatnya. Jleb banget

    BalasHapus
  3. Inner beauty bahasa kerennya ...

    Leluhur saya menyebutnya "Wahyu Prajna Paramitha". Anugerah terbesar yang dimiliki seorang wanita. Berupa kcantikan fisik dan kecantikan jiwa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga para perempuan bisa selalu memupuk inner beautynys ya mas Heru :)

      Hapus
  4. Balasan
    1. Iyaa, silakan. Maaf baru membalas Mbak Anik. Semoga bermanfaat ya ^-^

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...