Selasa, 25 Juli 2017

Segeralah Curhat Sebelum Terlambat!



sumber foto : google



Postingan kali ini terinspirasi dengan adanya berita bunuh diri yang dilakukan oleh seorang artis (penyanyi) dari luar negeri, yang konon katanya mempunyai banyak penggemar. Sang artis yang diidolakan banyak orang didapati melakukan bunuh diri karena merasa mengalami tekanan berat dalam hidupnya, temasuk karena masalah penggunaan obat-obatan terlarang.

Kamis, 20 Juli 2017

Pingin Punya Dompet dengan Harga Terjangkau? Kesini saja!

sumber foto : mataharimall.com


Fashion bagi sorang perempuan merupakan salah satu bagian penting dalam hidupnya. Mulai dari pakaian, sepatu, tas hingga aksesori yang bisa menunjang penampilan. Tidak sedikit perempuan yang menginginkan penampilan yang sempurna melalui fashion yang dikenakan dalam keseharian.

Rabu, 19 Juli 2017

Menikmati Sarapan Pagi di Lesehan Pinggir Sawah, Desa Selorejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk

sumber foto : dok. pribadi



Ceritanya, hari Sabtu kemarin, tanggal 15 Juli 2017, karena anak masih libur sekolah dan bundanya ini sedang ingin jalan-jalan, jadilah kami sekeluarga merencanakan pergi ke suatu tempat, yang tidak perlu jauh-jauh dari rumah. Ya, dengan jarak sekitar satu jam sajalah. Yang penting bisa sekadar cuci mata, lihat yang hijau-hijau, begitu. Maksudnya ya lihat persawahan atau pegunungan.

Selasa, 18 Juli 2017

Menulis Sebagai Pengingat Diri



sumber foto : google





Sudah menuliskah hari ini? Berapa kata? Menulis tema apa? Masih sekadar curhatan? Kok lama tidak menulis? Apa sudah tidak mau berbagi? Hmm …

Mungkin beberapa pertanyaan seperti di atas ditujukan pada teman-teman semua. Berbagai responpun ditujukan. Ada yang senang karena merasa diingatkan, tak jarang yang merasa kesal, lha wong menulis saja kok pakai diingatkan segala. Mau menulis ataupun tidak itu kan terserah gue! Begitu mungkin yang ada di benak sebagian teman.

Kamis, 13 Juli 2017

Sudah Berjalankah Resolusimu?



sumber foto : google






Teman-teman, masih ingat nggak resolusi-resolusi yang pernah kalian buat, entah di akhir tahun kemarin, atau baru dibuat di awal tahun ini? Sudah berjalan dengan lancar, tersendat, atau bahkan belum dilakukan sama sekali hingga pertengahan tahun ini? Mengevaluasi tidak harus dalam satu tahun setelah berjalan ya. Hal tersebut bisa juga dilakukan setiap bulan, tri bulan atau setiap 6 bulan sekali. Atau bahkan setiap hari?


Rabu, 12 Juli 2017

Lagi Bete? Yuk, Simak Cara Mengatasinya!



sumber foto : google



Siapa sih yang tidak pernah merasakan bete? Suatu keadaan yang bisa membuat kita tidak nyaman. Semua orang pasti pernah merasakan bete, kan? Tak terkecuali saya!

Apalagi kalau banyak urusan yang bikin pusing kepala! Anak yang rewel melulu, suami yang terlalu asyik nonton TV dan berita atau asyik dengan gawai pribadi, bisa-bisa lupa waktu deh! Belum lagi soal kerjaan kantor, terus kerjaan ‘si mbak’ yang kurang paham meskipun sudah bertahun-tahun ikut, sampai urusan sepele seperti jerawat yang dengan bangganya nangkring di atas hidung!

Selasa, 11 Juli 2017

Berawal dari Satu Langkah



sumber foto : google





Sungguh bukan merupakan suatu hal yang mudah, ketika kita mempunyai keinginan tetapi tidak mau berusaha dengan cukup keras untuk mewujudkannya menjadi nyata. Tentu saja dalam hal ini saya bicara tentang aktivitas menulis yang beberapa saat ditinggalkan.

Kamis, 06 Juli 2017

Melestarikan Budaya Bangsa melalui Kreasi Batik






Sebagai salah satu warisan budaya, keberadaan batik di Indonesia menjadi ciri tersendiri di nusantara. Beragam corak yang dimiliki, membuat batik Indonesia menjadi terkenal dan diminati berbagai kalangan, hingga ke manca negara.

Keberagaman jenis kain yang digunakan dan motif yang ada, membuat batik mempunyai pesona tersendiri bagi penggemarnya. Tidak hanya digunakan bagi diri pribadi sebagai busana, tetapi kain batik bisa juga digunakan sebagai buah tangan bagi orang-orang terkasih, sekaligus lebih mengenalkan batik di kalangan masyrakat.

Kain batik Indonesia dengan motif dan corak yang sangat beragam, dan menggambarkan kekhasan dari masing-masing daerah di Indonesia, memiliki daya tarik tersendiri bagi warga domestik bahkan di kalangan internasional. Selain itu, batik bisa dijadikan Oleh-oleh Khas Indonesia sekaligus untuk mengenalkan batik di mata dunia, bahwa Indonesia mempunyai warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Berdasar kecintaan akan budaya dan warisan yang harus dijaga kelestariannya, Batik Keris berusaha untuk mengenalkan batik di kalangan masyarakat. Melalui jaringan online, situs ini menyediakan beragam item dengan berdasar motif batik.

Situs Batik Keris meyediakan berbagai produk fashion wanita mulai dari dress, outer, blouse hingga tas wanita dengan beragam motif yang menarik. Tersedia juga produk fashion pria hingga biji kopi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia,  yang dikemas dalam sebuah wadah dengan motif batik yang menunjukkan kekhasan masing-masing daerah penghasil kopi, misalnya kopi Aceh Gayo, kopi Bali Kintamani, kopi Java, kopi Minang Solok hingga kopi Papua Wamena. Biji kopi khas dari berbagai daerah di Indonesia dengan kemasan bermotif batik, menjadikan produk ini bisa juga dijadikan Oleh-oleh Khas Indonesia, sekaligus mengenalkan Indonesia hingga ke kancah dunia.




Batik Keris mempunyai misi untuk melestarikan budaya bangsa dengan menggali berbagai seni desain dan pakaian, seni kriya, seni tari dan seni suara. Batik Keris memopuperkan batik dengan cara memodifikasi atau melakukan evolusi batik dalam berbagai produk agar budaya tersebut dapat diterima masyarakat. Toko-toko Batik Keris mewakili keindahan beragam budaya Indonesia.

Jumat, 23 Juni 2017

Tips Anti Galau Saat Asisten Harus Mudik

sumber foto : google






Tinggal beberapa jam insyaAllah Ramadhan akan berakhir. Tetap semangat puasa kan? Sudah bersiap menyambut lebaran pastinya.  Kue-kue sudah siap, amplop lebaran sudah terisi, rumah sudaaah … bersih? Eh, belum? Karena asisten rumah tangga keburu mudik? Hmm … sepertinya ada hal yang terlewat nih, sampai belum sempat bersih-bersih rumah karena asisten rumah tangga keburu mudik.

Selasa, 20 Juni 2017

Rasa Iri Menjadi Inspirasi



sumber foto : pixabay






Nah lho, apa-apaan ini? Puasa-puasa kok memelihara rasa iri? Bukannya nambah pahala, malah nambah dosa. Apalagi, Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. InsyaaAllah 5 hari lagi udah lebaran.

Eits … tunggu dulu. Ini rasa iri dalam versi baik kok. Maksudnya?

Minggu, 18 Juni 2017

Lakukan Saja yang Terbaik



sumber foto : google





Hari ini, alhamdulillah, sudah memasuki minggu terakhir Ramadhan pada tahun ini. Puasa teman-teman lancar kan? Kalaupun ada halangan, semoga bukan perintang untuk menjalani ibadah puasa kita, ya. Aamiin.

Bersyukur banget deh, kita bisa menikmati ibadah di bulan suci ini. Pengertian nikmat di sini relatiflah ya. Kan kita memaknainya juga beda-beda. Mungkin ada yang merasa nikmat karena bisa bertadarus Alquran dengan lancar dan sudah mau khatam, ada yang bahagia bisa selalu berjamaah untuk sholat 5 waktu juga tarawih, ada yang bisa berbagi takjil untuk berbuka puasa bagi tetangga sekitar rumah, atau ada yang sudah menyelesaikan orderan kue kering untuk lebaran nanti *eh, ini termasuk ibadah bukan ya? Hehe.

Sabtu, 17 Juni 2017

Belajar Bertanggungjawab pada Diri Sendiri



sumber foto : google



Mempunyai keinginan dan harapan itu sudah fitrahnya manusia. Namun terkadang kita mempunyai keinginan tetapi tidak melihat kondisi diri sendiri. Maksud saya, apabila terwujud apa yang kita harapkan, bisakah nanti kita menjaga dan bertanggungjawab akan hal tersebut?

Rabu, 14 Juni 2017

Teruslah Menebar Kebaikan







Pernahkah Anda merasakan bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan, terkadang sama sekali tidak mendapat respon positif dari lingkungan sekitar? Saya pernah. Bahkan, apa yang saya lakukan seolah tidak berarti sama sekali. Sedih? Tentu saja.

Selasa, 13 Juni 2017

Kebahagiaan dalam Menulis







Lagi-lagi postingan kali ini terilhami dari sebuah japri di telepon pintar yang saya miliki. Jadi, suatu hari, ada seorang teman yang bertanya tentang tulisan di blog pribadi.
Teman       :   “Mbak, ini tulisan jenis apa?”
Saya        :    “Tulisan gado-gado. Saya nulis ya nulis saja. Bila ada yang terinspirasi dan merasakan manfaat dari tulisan tersebut, ya alhamdulillah.”
Teman       :   “Oh … begitu ya, mbak.”
Saya         :   *emoticon tersenyum.

Sabtu, 10 Juni 2017

Memaknai Ngabuburit di Bulan Ramadhan



sumber foto : dok. pribadi



Assalamu’alaikum.

Salah satu momen yang terjadi dan identik selama bulan Ramadhan adalah ngabuburit. Istilah ini sebenarnya berasal dari bahasa Sunda, yaitu burit yang artiya waktu menjelang sore hari. Jadi ngabuburit adalah kegiatan yang dilakukan saat menunggu atau menghabiskan waktu di sore hari, hingga azan maghrib atau saat berbuka puasa tiba.

Jumat, 09 Juni 2017

Tak akan Ada Akhir tanpa Permulaan







Teman-teman pasti tahu kan, bahwa segala sesuatu tak akan ada akhir tanpa ada awalan, tanpa permulaan.


Seperti halnya keberadaan kita di dunia ini.  Kita ditakdirkan untuk hadir di dunia, sebab ada pertemuan antara dua insan manusia , laki-laki dan perempuan. Antara keduanya, terjalinlah sebuah hubungan, hingga pernikahan, dan atas kehendakNya, hadirlah kita sebagai bukti cinta kasih dua insan manusia, yang kelak akan kita sebut sebagai bapak dan ibu.

Kamis, 08 Juni 2017

Ramadhan bukan Halangan untuk tetap Menulis



sumber foto : google





Jumpa lagi. Sudah lama juga saya tidak menulis ya (maafkanlah).

Lagi-lagi ini tentang kegalauan saya saat menulis. Selalu saja beralasan tidak bisa melakukan hal yang satu itu, termasuk saat Ramadhan. Suatu hal yang tidak baik untuk ditiru.

Postingan saya yang terakhir sebelum postingan ini tertanggal 2 Juni 2017. Bayangkan, sudah berapa hari yang lalu? Padahal sebelum Ramadhan, saya ingin lebih rajin lagi. Ingin setiap hari membuat postingan di blog kesayangan. Ingin lebih berbagi tulisan yang bermanfaat. Tapi apa yang terjadi? Hingga hari ini, baru 2 postingan yang ada di blog ini. Kok beraninya menyebut diri sebagai seorang blogger. Sepertinya, penyebutan itu perlu diralat deh.

Jumat, 02 Juni 2017

Mengapresiasi Keinginan Anak



Ceritanya, sudah 2 hari ini, Rafa minta dipotong rambutnya. Mungkin sudah risih (terganggu) karena rambut di bagian telinga mulai panjang, atau karena beberapa kali dapat teguran dari guru di sekolah untuk segera memotong rambut. Lantas, sehabis taraweh, kamipun berangkat ke tukang cukur. Itupun setelah benar-benar memastikan keinginan Rafa untuk potong rambut.


Kamis, 01 Juni 2017

Sebuah Catatan (tidak) Penting

Jadi ceritanya, sudah beberapa hari ini saya tidak membuat postingan di blog. Merasa bersalah? Pasti. Ada sih tanya dalam hati, kenapa lama tidak menulis. Tapi itu sekadar tanya, tanpa menyiapkan jawaban pasti.

Selasa, 30 Mei 2017

MENULIS BAGAI MENEMPUH PERJALANAN








Menulis itu bisa diibaratkan bahwa kita akan menempuh perjalanan panjang.
Sebelum melakukan perjalanan, tentu diperlukan persiapan yang cukup matang. Misalnya, kendaraan yang akan dipakai. Bila naik mobil, cek keempat roda, aki, air radiator, rem, bahan bakar, kaca mobil macet atau tidak, dansebagainya.

Sama halnya dengan menulis. Tentu diperlukan persiapan agar perjalanan menulis bisa lancar.

Sabtu, 27 Mei 2017

Setiap Tulisan akan Menemukan Takdirnya




Memiliki keinginan untuk menjadi penulis, tidak pernah terbersit dalam benakku. Meskipun mempunyai hobi menulis, hanya sekadar menulis di buku harian dan berisi curahan hati belaka.

Rabu, 24 Mei 2017

Gurihnya Bawang Goreng Nabati dari Nganjuk






Salah satu komoditi pertanian yang terkenal di Kabupaten Nganjuk adalah bawang merah, sehingga Nganjuk terkenal sebagai salah satu kota penghasil bawang merah. Sebagai salah satu sentra bawang merah terbaik di Indonesia, kabupaten ini memberikan pilihan ragam makanan yang berasal dari bawang merah tersebut.

Senin, 22 Mei 2017

Menulis Bisa Menjadi Terapi Bagi Jiwa





Setiap orang pasti memiliki permasalahan dalam hidupnya. Sebagian ada yang mudah menyampaikan segala yang terpendam dalam hatinya kepada orang lain, tetap tidak sedikit yang memendam sendiri.

Bagi sebagian orang, metode curhat atau berbagi cerita pada orang lain akan memberikan efek yang baik terhadap penyelesaian masalah dan mengatasi tekanan kejiwaan. Namun bagi orang-orang yang lebih senang untuk memendam permasalahan, tentu saja tetap memerlukan media untuk mengurangi permasalahan hidup, agar tidak semakin menumpuk dan bisa mempengaruhi kondisi kesehatan, baik fisik maupun psikis.

Jumat, 19 Mei 2017

Satu Hari Penuh Arti





Semakin banyak berbagi, semakin banyak yang diterima
(Lutfi Kurniawan)


Pernahkah terlintas dalam benak kita, melakukan satu hal yang penuh arti, meskipun hanya sekali, hingga tiba waktunya untuk berhenti?

Mungkin ada diantara kita yang merasa tidak berarti dan merasa tidak mempunyai apa-apa untuk bisa diberikan kepada orang lain. Tak sedikit yang merasa tidak mempunyai kemampuan untuk bisa bermanfaat bagi orang lain. Hingga terus meratapi nasib karena tidak bisa menjadi insan yang berguna. Sikap yang tidak seharusnya dimiliki,  bila kita menyadari bahwa Allah menciptakan makhluk dengan sebaik-baiknya.

Kamis, 18 Mei 2017

Keinginan yang Baik akan Percuma bila Kita tidak Bergerak


sumber foto : pixabay



Semua orang pasti memiliki keinginan untuk menjadi lebih baik dalam hidupnya, baik dalam hal fisik maupun non fisik. Ingin menjadi lebih sehat, ingin mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk, atau bahkan hanya sekadar menjadi pendengar yang lebih baik dari sebelumnya.

Rabu, 17 Mei 2017

Kado yang Indah di Usia 27 Tahun





Angka 27 tahun mengingatkanku akan suatu peristiwa. Sebuah momen istimewa yang  menjadi sejarah dalam hidupku. Ya, di saat Allah masih memberikan kesempatan sebagai insan di dunia ini, ketika menjelang usia 27 tahun, aku dipertemukan dengan seseorang yang kelak menjadi imam menuju surgaNya.

Sabtu, 13 Mei 2017

Ketika Harus Kehilangan Harapan





“Hei, dengarkan berita baru ini. Si Fulan kalah dalam pilihan kepala desa. Padahal dia sudah habis biaya banyak, lho.”

“Sampai berapa duit, tuh?”

“Ada kalau 300 juta!”

“Hah? Duit segitu banyak hanya untuk mencalonkan kepala desa? Kalau aku ya lebih baik buat daftar haji plus sekeluarga saja. Kalau ada sisa, buat renovasi rumah. Sayang banget, kan, sudah habis duit banyak, tapi nggak jadi. Lagipula, si Fulan kenapa juga pingin jadi kepala desa? Bukannya selama ini dia sudah sukses jadi pedagang?”

“Yaa … mungkin dia ingin jadi terkenal, punya wibawa. Kan jabatan keren, tuh. Kepala Desa, gitu lho! Tapi …”

“Tapi apa?”


“Dengar-dengar, duit sebanyak itu didapat dari hasil penjualan sawah orangtua, juga hutang ke saudara-saudaranya. Kasihan ya. Sudah kalah, masih juga harus menanggung hutang sebanyak itu.”

“Itulah, kalau berharap terlalu tinggi. Tidak mengukur kemampuan. Rezeki sudah ada yang ngatur. Dia sudah jadi pedagang sukses, masih merasa kurang juga. Itu akibatnya.”

Jumat, 12 Mei 2017

Jaga dan Peliharalah Suasana Hatimu





Ternyata memang benar ya, kalau suasana hati atau istilahnya mood kita lagi sedang bagus, pasti bakalan enak buat ngapain saja. Iya, kan? Tapi sebaliknya, kalau lagi bete, bad mood atau suasana hati lagi sedang tidak bagus, pasti nggak enak buat melakukan apapun. Termasuk juga menulis. Dan itu saya alami.

Rabu, 10 Mei 2017

Sore yang Indah di Taman Pandan Wilis, Kabupaten Nganjuk



dok. pribadi



Suatu sore, kami sekeluarga berniat berkeliling dengan sepeda motor untuk jalan-jalan di sekitar tempat tinggal. Kali ini kami berkunjung ke sebuah taman, yaitu Taman Pandan Wilis, yang masih terbilang baru di daerah kami, yaitu Kabupaten Nganjuk. Taman ini diresmikan oleh Bupati Nganjuk tepatnya tanggal 20 Februari 2016. Sebuah tempat yang menambah daftar destinasi wisata yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Selasa, 09 Mei 2017

Tips agar Anak Nyaman Berkendara Sepeda Motor saat Perjalanan Jauh


sumber foto : google




Beberapa saat yang lalu, saat akhir pekan, saya, suami dan si kecil yang masih berumur 5 tahun melakukan perjalanan agak jauh, dengan tujuan Kabupaten Tulungagung. Sekitar 4 jam dari daerah asal kami, Kabupaten Nganjuk. Karena ini adalah pengalaman pertama si kecil berkendara dengan sepeda motor (biasanya kami naik kendaraan roda 4), maka saya melakukan beberapa persiapan agar si kecil merasa nyaman.

Jumat, 05 Mei 2017

Jiwa yang Mulia, Tak Mau Jatuh dalam Kehinaan



sumber foto : pixabay



“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan, dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim.”  (Al Baqarah : 254)
.


Ada sebuah kisah tentang seorang janda tua, yang kesehariannya hanya berdagang kue keliling kampung dengan hasil tidak seberapa. Dia hidup sendirian, tanpa sanak keluarga. Dia tinggal di emperan rumah orang lain atas kebaikan sang tuan rumah.  Suatu hari, dia mengundang beberapa orang untuk selamatan di ‘rumahnya’.
.

Hari itu, selepas salat Jumat, dia ingin mengadakan syukuran. Diundanglah beberapa orang, termasuk seorang ustaz, yang datang tepat pada waktunya. Kemudian datang pula ketua RT, imam masjid dan seorang marbot. Lantas disusul kehadiran tuan rumah,  yang selama beberapa tahun memberikan emperan rumahnya untuk ditempati nenek tua itu.
.

Setelah setengah jam berlalu, namun sepertinya tidak ada lagi undangan yang datang, lantas sang ustaz menanyakan pada nenek itu, “ Masih ada yang ditunggu, Nek?” Nenek itu menggeleng, “Tidak ada, Ustaz. Yang saya undang hanya 5 orang, termasuk Ustaz. Maklum, tempatnya sempit.”
.

Sang ustaz sangat tersentuh. Ustaz beranggapan bahwa ‘orang kecil’ seperti nenek ini masih mau mengadakan syukuran kepada Allah dalam ketidakberdayaan, sementara banyak orang yang mempunyai rumah besar dan mewah tidak pernah mengajak tetangganya untuk selamatan di rumahnya. Ustaz bertanya maksud diadakan syukuran tersebut. Tahukah jawaban sang nenek?
.

“Begini ustaz, saya bersyukur kepada Allah karena sejak bulan depan saya bisa mengontrak kamar ini, dengan harga sangat murah. Tadinya tuan rumah menolak, tidak mau menerima uang saya.  Tapi akhirnya tuan rumah tidak keberatan, sehingga utang budi saya tidak terlalu berat.” Subhanallah.
.

Alangkah mulianya hati nenek ini. Dia yang sebetulnya masih perlu disedekahi, tapi berusaha untuk bersedekah, dan tidak mau membebani orang lain tanpa imbalan.  Inilah manusia yang sesungguhnya. Manusia yang memiliki rasa tanggungjawab pada hidupnya, harga diri dan kemuliaan. Meski kondisi hidup dalam keadaan sulit, namun tetap berusaha merasakan nikmat dari hasil keringat sendiri dan tak lupa untuk bersedekah.
.

Orang yang mulia pasti tak mau jatuh dalam kehinaan. Tidak mau hidup meminta-minta dan menjadi beban orang lain.  Rasulullah bersabda :


Nova DW
Nganjuk, 5 Mei 2017


#PengingatDiri
#KisahInspirasi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...