Selasa, 22 November 2016

Review Buku Rumah di Surga



dok. pribadi


Judul                 :   Rumah di Surga
Penulis               :   BintangWijaya
Penerbit             :   PT Elex Media Komputindo, Jakarta
Tahun Terbit       :   2013
ISBN                 :   9786020210469


Buku dengan judul Rumah di Surga merupakan kumpulan cerpen yang ditulis dalam bentuk antologi, tentang rumah dan beragam cerita didalamnya. Tiap cerita dengan inspirasi yang bisa diintip lewat jendela, tentang kisah yang bergulir di bawah atap, melekat di dinding dan direnda oleh emosi para penghuninya.

18 kisah yang ditulis oleh Bintang Wijaya ini cukup menarik dengan tema yang sering terjadi di masyarakat. Misalnya pada cerpen dengan judul ‘Rumah di Surga’, menceritakan tentang warisan berupa sebuah rumah dari orangtua kepada ketiga anaknya. Tiga kakak beradik yang sebetulnya saling menyayangi, bisa berbalik benci karena warisan ini. Konflik kepentingan membuat mereka bersitegang dan bertengkar.

Ada pula cerita tentang mitos yang kerap terjadi di masyarakat. Cerpen dengan judul Rumah Tusuk Sate Bernomor Tiga Belas mewakili salah satu mitos yang kerap dihindari masyarakat kita. Meski kelihatan nyaman dengan desain yang cantik, namun kala hati terusik, kegelisahan pun mendera sang penghuni. Disaat masih banyak orang percaya takhayul dan kesialan, menjual rumah tusuk sate bernomor tigabelas bukanlah perkara mudah.

Penulisan cerpen dengan gaya mengalir, sederhana dan lugas menjadikan antologi ini membuat pembaca terbawa suasana di tiap cerita yang disajikan. Kadang kita merasa tergelitik, sedih, namun tak jarang tersenyum bahagia setelah membaca. Tiap tema yang mencerminkan kejadian di sekitar kita menjadi poin menarik dari buku ini.

Rumah adalah tempat yang setia menanti kita untuk kembali pulang. Bila setiap hati punya cinta, maka setiap rumah akan punya cerita.


#OneDayOnePost
#Review

8 komentar:

  1. Betul tuh mbak...jadi tmpat singgah dikala lelah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak hanya tempat singgah, namun rumah adalah tempat yang selalu banyak cerita didalamnya :)

      Hapus
  2. kayaknya oke banget ya mbak buku ini
    fenomena tusuk sate itu memang masih mengakar di masyarakat kita mbak
    sejenis urban legend
    mbak nova keren banget program satu hari satu postingnya :) salam kenal ya mbak terima kasih sudah mampir
    semoga bisa saling mampir seterusnya :)

    BalasHapus
  3. Benar, mbak, bukunya oke banget. Tidak rugi kok menjadi tambahan koleksi bacaan di rumah (malah promo hehe)

    Saya juga berterima kasih karena mbak Ninda bersedia mampir ke blog saya. Rasanya gimanaa gitu, blog aku dikunjungi seorang blogger yang te-o-pe banget :)

    Program satu hari satu posting sekaligus menjaga semangat dan kekonsistenan saya untuk menulis, Mbak Ninda :)

    Asiik, semoga ya, kita bisa saling mampir seterusnya :) Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurutku juga keren :)

      Terimakasih sudah mau mampir, Mbak Rika :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...