Jumat, 18 November 2016

Mengobati Luka Batin





sumber foto : google


Hidup tak selamanya tentang kesenangan, kedamaian hati, namun terkadang ada luka menyapa. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya. Saya juga. Terkadang meratapi nasib yang dirundung kemalangan dan membiarkan luka batin terus menghinggap.


Saya biarkan diri ini berkawan dengan kesedihan. Apakah ini adalah jalan keluar dan luka batin terobati? Tentu saja tidak. Yang ada malah merasakan hati yang makin tercabik-cabik.

Pernah saya merenung, adakah cara untuk mengobati luka yang terlanjur ada? Barangkali beberapa langkah di bawah ini dan pernah saya lakukan bisa bermanfaat.

1.       Berolahraga
Olahraga setiap hari tidak hanya untuk menjaga badan dan membentuk tubuh, tapi juga bisa membantu untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri. Meskipun hanya olahraga ringan dan bisa dilakukan di rumah. Saya merasa tubuh dan jiwa menjadi fresh kembali setelah melakukannya.


2.       Berkomunitas
Berbagi rasa membuat diri menjadi lebih baik. Saat berkumpul dan bertemu dengan orang lain, diri merasa tersadar, bahwa diluar sana ada orang lain yang mengalami hidup yang lebih pedih dari apa yang saya alami.


3.       Mempelajari Sesuatu yang Baru
Mencoba mempelajari sesuatu yang baru adalah hal yang menyenangkan. Demikian pula dengan saya. Misalnya, saat menemukan resep masakan atau membuat kue dengan bahan dan pembuatan yang simple, tergeraklah hati untuk mencoba. Dengan begitu, saya telah mengusahakan agar pikiran tetap aktif dengan belajar.


4.       Usahakan untuk tetap sibuk
Kesibukan bisa membuat kita lupa akan hati yang terluka. Jangan biarkan waktu terbuang percuma tanpa ada sesuatu yang bisa dilakukan. Saya pun berusaha untuk tetap sibuk dan aktif, daripada hanya duduk dan merenungi nasib.  Hidup ini terlalu indah untuk kita lewatkan begitu saja. Wake up and do something!


5.       Menulis
Menulis adalah salah satu jalan untuk mencurahkan isi hati, uneg-uneg. Saya tulis semua yang dirasakan. Kadang tulisan-tulisan itu berisi kemarahan, kesedihan, saya tak peduli. Setelahnya, ditemukan kelegaan. Menulis bisa menjadi obat bagi saya.


6.       Belajar menikmati hal-hal yang sederhana
Suatu hari, saat mendung menggelayut dalam tubuh, bangun lebih pagi dan melakukan aktivitas lebih awal pun dilakukan. Semata tak ingin berlarut dalam kesedihan. Selanjutnya, mencoba menikmati pagi. Menghirup udara segar, dan jalan pagi. Terkadang, bertemu tetangga dan ngobrol sejenak.

Bila ada waktu lebih luang, kadang saya berkebun (aktivitas yang menyenangkan, sekaligus untuk olahraga, karena kita akan mengeluarkan banyak keringat). Atau sesekali mengubah interior rumah hingga tercipta suasana baru. Hal-hal sederhana ini cukup membantu untuk rileks dan lebih mencintai hidup.

7.       Berdoa
Saya yakin, ujian demi ujian dalam hidup termasuk saat hati sedang terluka, merupakan bentuk kasih sayangNya. Alloh tak akan menguji diluar batas kemampuan. Tak lantas menyalahkan keadaan dan menganggap diri tak berhak untuk diuji.

Berdoa dan memohon padaNya agar tetap diberi kekuatan iman, tegar menghadapi segala permasalahan hidup, adalah langkah yang patut dilakukan. Masih banyak nikmat lain yang diberikan pada saya, dan sudah merupakan kewajiban untuk tetap mensyukuriNya.


Setiap manusia pasti menghadapi permasalahan dan ujian hidup masing-masing. Terkadang luka batin yang dialami membuat kita merasa sebagai manusia paling merana di dunia. Ujian hidup disertai luka batin sebenarnya langkah Sang Maha Kuasa  untuk meningkatkan derajat kita sebagai hambaNya. Jangan biarkan luka melemahkan keimanan kita. Tetaplah berusaha menjadi insan yang bertaqwa padaNya.


Semoga yang sedikit ini memberi manfaat.


#OneDayOnePost
#Artikel
#Inspirasi

18 komentar:

  1. Tulisannya enak banget mbak, makasih tipsnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Matur nuwun, Mbak Wid. Semoga pengalaman pribadi yang kutuang dalam tulisan ini bermanfaat :)

      Hapus
  2. Artikelnya bagus mba Nova, sgt bermanfaat

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah, bisa memberi manfaat.
    Terimakasih sudah mapir ya, Mbak Ane :)

    BalasHapus
  4. Wah.. ini bener2 artikel bagus dan bermanfaat..
    Terus berkiprah ya mbak..
    Sekali2 mampir ke 'pojok kang dedi' ya..
    https://pojokkangdedi.wordpress.com/

    Salam semangat ODOP-nya mbak Nova...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentu saya akan mampir, Pak Dedi.
      Terimakasih untuk supportnya :)

      Hapus
  5. Ini nih ... mantap tipsnya mbak Nova

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, semoga bermanfaat, Mbak Nuha :)

      Hapus
  6. Terima kasih mba, manfaat pake banget malah ^^

    BalasHapus
  7. Terima kasih mba, manfaat pake banget malah ^^

    BalasHapus
  8. Terima kasih mbak artikelny..bagus tuk dipraktekkan.. Bisa mengurangi beban hidup...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kembali, semoga bermanfaat :)

      Hapus
  9. Point point yang sangat baik. Emang ya hidup itu harus positif. Get busy, do something dan jangan mengeluh. Salam kenal ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali, Mbak Dewi Nielsen :)
      Terimakasih sudah mampir :0

      Hapus
  10. Baca postingan ini jadi inget, kemarin nulis tentang cara mengobati patah hati di blog aku, hehehe.. ternyata ada kesamaannya yaitu olah raga. aku juga nulis kalau olah raga bisa menghilangkan rasa kesal dan patah hati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahh ... kita samaan dong ya, hehe. Tapi memang benar kok, dari yang kualami, biasanya kalo habis olahraga badan jadi fresh, pikiran juga :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...