Senin, 28 November 2016

Bermuka Dua





Pernahkah teman-teman bertemu seseorang atau beberapa orang bermuka dua? Manis sikapnya di hadapan kita, namun menusuk dari belakang. Menyakitkan!

Rasanya geregetan, jengkel bukan kepalang, dan ingin menjauh saja dari orang-orang seperti itu! Namun apa daya, mereka ada di dekat kita, mungkin saja salah satu ada dua adalah orang-orang terdekat kita, bahkan saudara sendiri! Duh!


Tapi sebenarnya, ada sesuatu yang barangkali luput dari perhatian kita. Apa itu?

Jadi begini. Sebenarnya, orang bermuka dua adalah orang yang malang dan kasihan melihatnya? What? No way! Mungkin  begitu kata Anda.

Pernahkah berpikir bahwa orang yang bermuka dua akan mengalami kebingungan dalam menentukan muka yang sebenarnya? Sebetulnya mereka adalah orang-orang yang tidak punya prinsip dan tidak berani mengatakan kebenaran.

Bisa saja dia merasa dengan bermuka dua akan sukses menipu banyak orang. Padahal sebetulnya ketakutan selalu menghantui mereka. Takut sewaktu-waktu wajah aslinya terbongkar.

Mereka selalu tak tenang menjalani hidup. Meski secara lahiriah kelihatan gagah mempesona, cantik menawan hati, namun sebenarnya hatinya luka. Setiap kata tentang diri terdengar perih sebab yang dibicarakan bukan diri sejatinya.

Tentu akan berbeda dengan orang-orang yang teguh memegang prinsip kebenaran. Setiap cercaan, kata-kata yang keras, justru mengokohkan eksistensi diri.

Orang-orang seperti inilah yang akan mendapatkan kegembiraan,  tidak menghadapi kebingungan dan tidak takut kehilangan muka sendiri.

Saya berharap kita termasuk dalam golongan orang-orang yang teguh dalam prinsip menegakkan kebenaran dan kejujuran.

Semoga yang sedikit ini bisa memberi manfaat.


#OneDayOnePost
#Inspirasi

3 komentar:

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...