Kamis, 17 November 2016

7 Kebiasaan Blogger Pemula yang Harus Dihindari



sumber foto : google



Postingan kali ini tentang awal mula saya ngeblog. Sebagai blogger pemula, keingintahuan sangat besar namun sering mengabaikan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.  Hal ini baru saya sadari setelah beberapa saat ngeblog.


Kebiasaan-kebiasaan yang tentu tidak untuk ditiru ya, teman-teman. Saya menulis postingan ini selain untuk berbagi, namun juga sebagai evaluasi diri sebagai blogger pemula. Berikut ini beberapa kebiasaan yang pernah saya lakukan sebagai blogger pemula, yaitu :



1.      Terlalu sibuk dengan tampilan
Karena gampang bosan, apalagi dengan template blog serta tampilannya, saya pun sering gonta-ganti template. Kadang download sendiri, pernah sekali menggunakan jasa website yang tentu saja berbayar. Tak terhitung berapa kali saya ganti template. Namun masih belum merasakan sreg, akhirnya balik lagi menggunakan template bawaan blogger.


Tindakan yang tidak perlu ditiru bagi teman-teman yang merasa sebagai blogger pemula. Tampilan blog yang keren memang bagus. Namun percaya deh, blog kita akan dikenal dan menjadi besar bukan karena tampilan saja, tapi karena konten yang kita sajikan di blog.


2.      Mementingkan kuantitas daripada kualitas
Sejak awal ngeblog hingga beberapa waktu lalu, sebelum memutuskan membatasi postingan di blog agar lebih fokus pada konten tertentu, saya membuat postingan dengan bermacam tema. Mulai dari cerpen, puisi, opini, artikel, inspirasi, parenting bahkan sekadar coretan ndak penting. Hal ini semata saya lakukan agar blog mendapat banyak pengunjung. Langkah ini ternyata tidak berdampak baik bagi kualitas tulisan saya.


3.      Terlalu banyak membaca informasi tapi minim praktek
Rasa ingin tahu yang besar membuat saya sering browsing tentang dunia perbloggingan. Banyak informasi yang saya dapatkan tentu saja. Namun seringkali info-info tersebut tersimpan di folder, namun jarang diaplikasikan. Bukankah sebuah ilmu akan bermanfaat bila dipraktekkan?



4.      Tidak konsisten
Saya pernah membuat program menulis mandiri, sebagai latihan untuk membuat postingan setiap hari di blog pribadi. Selama sebulan penuh saya memposting tulisan dengan beragam tema. Ngos-ngosan tentu saja, sebab saat itu merasa ada beban dalam menulis. Setelah program yang saya buat sendiri berakhir, bukannya makin rajin membuat postingan, malah vakum beberapa saat. Ini sebuah pengakuan, bahwa belum bisa konsisten menulis, dan ini sebuah pe-er bagi saya.


5.      Membahas terlalu banyak topik
Seperti yang disebutkan di awal, bahwa banyak sekali topik yang ingin saya tulis. Bukan hal yang salah memang bila blog berisi banyak topik. Namun ternyata, blog saya menjadi tidak berciri khas.


6.      Terlalu terobsesi dengan statistik blog
Seorang blogger pemula biasanya akan sangat rajin mengecek jumlah pengunjung Ini juga saya lakukan di awal ngeblog. Sehari bisa mengecek sampai ratusan kali. Tentu saja hal ini belum tentu membuat pengunjung blog bertambah, bahkan hanya membuang waktu saja.

7.      Terlalu berambisi mendapatkan uang secara cepat
Siapa sih, yang tidak ingin menghasilkan uang dari blog? Saya akui, ingin juga berpenghasilan lewat blog. Sering merasa galau kalau sudah menyangkut monetize blog. Padahal, kan semua butuh proses dan waktu. Ini yang seringkali tidak saya sadari.


Saya bukan blogger expert. Postingan ini sebagai self reminder, agar saya belajar dari kesalahan, serta terus bersemangat untuk memperbaiki terutama untuk nge-blog. Selain itu tentu saja saya ingin berbagi dengan siapa saja.

Semoga yang sedikit dari saya bisa memberi manfaat.



#OneDayOnePost
#Blogging

19 komentar:

  1. Balasan
    1. Berbagi pengalaman aja, Mbak Wid. Kali aja ada yang bermanfaat buat teman-teman hehe

      Hapus
  2. Ngecek pengunjung blog berulang kali. Saya banget wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang aku masih melakukan ini. Sekarang sih bisa lebih legowo hehe.

      Yuk, semangat nge-blog, Mbak Anik :)

      Hapus
  3. Tidak konsisten... 😳😳😳

    BalasHapus
  4. Hehehe, awal2 ngeblog saya malah ngga mikirin hal2 diatas mba. Karena emang tadinya buat nulis semua perkembangan anak & seputarnya. Kalau sekarang blog saya bisa lebih maksimal alhamdulillah, tapi karena dari awal ngga menjurus kesana jadi ngga terlalu ngoyo :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah ... keren dong. Malah sudah bisa fokus di konten tertentu. Lanjutkan, Mbak :)

      Hapus
  5. ngeblog yang penting yang pernah dilakukan dan ditulis, alias DIY :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menulis berdasarkan pengalaman pribadi memang lebih mudah kok :)

      Hapus
  6. Kita sama mba. Terimakasih remindernya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama. Semoga tulisanku bermanfaat :)

      Hapus
  7. aku banget iniih, dari awal sampai sekarang, belum jelas mau dibawa ke mana blog aku..hiks

    BalasHapus
  8. reminder banget ini buat aku..makasi ya sharingnya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah bila bermanfaat. Postingan sekaligus pengingat diriku juga mbak Sinta. Terimakasih sudah mampir ��

      Hapus
  9. Make it simple yaa mbak sama banyakin praktek ajaa. . Hehee langsung nuliss. Makasih banyak sharingnya. Bermanfaat bangeet 😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banyakin praktek saja. Ntar lama-lama juga mahir hehe. Terimakasih sudah mampir mbak ��

      Hapus
  10. Iya juga sih, kadang kita lupa bahwa kita ini newbie, dan ingin mendapatkan penghasilan terus dari blog. Padahal butuh proses ya mbak!

    BalasHapus
  11. Hihi iya banget ini. Tp nnti seiring waktu we will find our way, ceile

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...