Kamis, 13 Oktober 2016

Menulislah Agar Kau Bahagia





Judul di atas tentu saja bukan sebuah paksaan bagi siapapun. Siapa saja berhak untuk menolak mentah-mentah melakukan aktivitas menulis karena tidak semua orang suka menulis. Tapi, kalau ingin bahagia, salah satu caranya adalah dengan menulis (eh, ini seperti paksaan apa tidak ya?).

Kalau bagi saya, menulis itu bisa membahagiakan. Karena apa? Karena dengan menulis, saya merasa menjadi manusia bebas. Maksudnya?


Ya, saya bisa menulis apa saja. Terserah mau nulis apa. Mau nulis puisi, cerpen, fiksi mini atau sekedar curahan hati seperti tulisan kali ini, yang penting saya nulis. 

Saya merasa bebas mengekspresikan rasa yang ada dalam diri saya dengan menulis. Entah sedih, kecewa, senang, saya bisa mencurahkan segala rasa dalam bentuk tulisan. 

Pada saat menulis, saya bisa menjadi siapa saja tokoh dalam tulisan tersebut. Atau bisa juga memberi nama-nama tokoh dalam tulisan sesuka hati. Entah fiksi atau true story. Bila ada yang baper, mungkin karena kesamaan nama dan peristiwa saja, bukan karena faktor kesengajaan.

Pernah ada salah seorang teman mengatakan bahwa menulis adalah terapi kejiwaan baginya. Bukan karena jiwanya terganggu, namun dia merasa menderita batin karena tekanan hidup yang dialami. 

Lalu dia mencoba menulis. Setiap hari menulis dalam bentuk cerpen, puisi, bahkan kadang hanya sepenggal kalimat saja. Pada awalnya, tulisannya terkesan kacau, hanya ungkapan kemarahan, kejengkelan dan pedihnya hidup yang dijalani. Namun dia tetap saja menulis, setiap hari. Dan apa yang terjadi?

Ternyata dia menemukan kenyamanan. Dia merasakan sensasi berbeda ketika menulis. Hatinya menjadi tenang. Ditemukannya kebahagiaan dengan menulis. Hingga sekarang dia masih terus menulis.

Sayapun ingin merasakan kebahagiaan, dan salah satu caranya adalah dengan menulis. Itu menurut saya.

Tak peduli ada yang baca atau tidak, tapi saya ingin tetap menulis.

Yaa … tapi saya berharap ada yang membaca tulisan saya lah (dengan nada agak memaksa. Becanda kalo yang ini. Hehe).

Yaa … barangkali sehabis membaca tulisan saya, ada yang ingin juga belajar menulis (eh, saya juga masih belajar), dan tentu hal ini akan membuat saya senang sekali.

Karena saya ingin ada yang merasa bahagia dengan menulis. Seperti saya.

Semoga.


#OneDayOnePost
#Batch3








8 komentar:

  1. Sama, menulis utk bahagia Dan bahagia karena menulis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, kita sama-sama bisa merasakan kebahagiaan dengan menulis

      Hapus
  2. Sama, menulis utk bahagia Dan bahagia karena menulis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, kita sama-sama bisa merasakan kebahagiaan dengan menulis :)

      Hapus
  3. Membaca tulisan ini enak... Asik dan ngalir aja rasanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih atas apresiasinya, bang Syaiha :)

      Hapus
  4. Membaca tulisan ini enak... Asik dan ngalir aja rasanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih atas apresiasinya, bang Syaiha :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...