Rabu, 19 Oktober 2016

I Want To Spend My Lifetime Loving You



…….

I want to spend my lifetime loving you

If that is all in life I ever do

I want to spend my lifetime loving you

If that is all in life I ever do

I will want nothing else to see me through

If I can spend my lifetime loving you



Duet Marck Antony dan Tina Arena menyanyikan soundtrack film Zorro, mengingatkan Adit akan seseorang. Namanya masih tersimpan rapi di sudut hatinya yang biru. Ah … andai sore itu aku tak meragukan langkah, akan lain cerita, batinnya.

*
Jemari mengetikkan sebuah nama. Legita Cahyani. Nama yang akhir-akhir ini menghiasi mimpi-mimpi malam bagi Adit. Ingatan akan sosok yang membuat desir di hatinya. Sejak awal bertemu kala masih mengenakan seragam putih abu-abu, rasa itu tidak berubah hingga sekarang. 

Dan rasa itu seolah hadir kembali kala Legita membalas inboxnya.

*


Berawal kala Adit di add akun grup  alumni SMA di facebook oleh salah seorang teman, dan melihat siapa saja anggota dari grup itu, Adit pun mencari sebuah nama di sana. Ya, Legita. Sebuah kenangan belasan tahun silam yang masih menempati sudut hatinya. Terusik tanya tentang kabar membuat Adit mengetikkan nama itu di kolom pencarian dengan jari bergetar.
Ragu menerpa. Namun sedetik kemudian diberanikannya untuk kembali mengetikkan nama itu. Legita Cahyani.

Dipandangnya lekat profil di akun maya. Masih tetap cantik dan menawan. Senyumnya masih menggetarkan jiwa. Dan … debar itu masih sama seperti dulu. 

Adit mengirimkan permintaan pertemaan pada Legita. Berharap cemas akankah dia ingat. Satu jam, dua jam, hingga sehari berlalu tanpa kabar konfirmasi dari Legita. 

Keesokan hari, kala jam istirahat kantor, Adit membuka akun facebooknya. Berharap jawab akan sosok yang dirindu telah ada. Harapnya tak sia-sia. Legita menerima dan tengah online. Sebaris salam dari Adit mengawali chat antara mereka. Gayung bersambut. Obrolanpun mengalir meski hanya sekedar basa-basi. Namun bagi Adit, hal itu membuat bunga-bunga di hatinya bermekaran. Legita … akhirnya, aku bisa juga ngobrol denganmu meski hanya lewat chat online, batinnya.

Sejak saat itu, Adit sering berbagi sapa dengan Legita. Merasa keakraban mulai terjalin, Adit pun berniat mengutarakan sesuatu yang telah dipendamnya belasan tahun. Tentang rasa. Untuk Legita. 

Namun Adit tak pandai mengutarakan. Hanya lewat lagu yang dinyanyikan Marc Antony dan Tina Areena, ungkapan hatinya untuk Legita, dikirimkannya lewat chat online.


#OneDayOnePost
#Batch3
#TantanganHariKe-13
#Cerpen



22 komentar:

  1. Balasan
    1. Terimakasih. Masih harus banyak belajar kok :)

      Hapus
  2. Endingnya emang sampai sini ya mba?

    BalasHapus
  3. Ihhhh ini story persis banget dgn yang aku alami mba nova.. Haha

    Eh sampe terbawa suasana juga nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eheemm ... kok bisa samaan ya? Jadi baper dong hehe

      Hapus
  4. "Gile lu Ndro!" kata Om Kasino

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lhaa???

      Trus, aku jadi siapa dong mas? Dono? Wkwkwkwk

      Hapus
  5. Balasan
    1. Terimakasih, Mbak Tita :) Masih perlu banyak belajar

      Hapus
  6. endingnya di tambah donk biar greget hehe

    BalasHapus
  7. endingnya di tambah donk biar greget hehe

    BalasHapus
  8. Mbak Nova memang mantabz euy..
    Senantiasa membuat greget dan membawa pemirsa menjadi penasaran untuk menanti kisah lanjutannya.. Congrat pasca ODOP-nya, mbak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih, Pak Dedi. Support Anda juga sangat berarti bagi saya :)

      Hapus
  9. Tetap smangat ngeblog ya k.. hehe

    BalasHapus
  10. Bagus lho mbak,klo ăϑα̲ lanjutannya pasti seru nich

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...