Minggu, 26 Juni 2016

AGAR EMPATI TAK MATI SURI

AGAR EMPATI TAK MATI SURI



Hidup tak melulu tentang diri sendiri. Ada orang lain yang keberadaannya sangat berarti bagi hidup kita. Empati atau rasa peduli pada sesama harus tetap tumbuh sebagai bentuk kepekaan kita terhadap orang lain. Empati ibarat tanaman, bila tidak dirawat, lambat laun akan mati.


Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan agar empati senantiasa bersemayam dalam hati.

Pertama, kenali rasa yang ada dalam diri sendiri. Hayatilah dengan seksama, apa yang kita rasakan bila kita merasa bahagia, sedih, marah dan kecewa. Memiliki kemampuan mengenali diri sendiri akan membuat kita mampu mengendalikan emosi. Hal ini akan menjadikan kita lebih bijak berperilaku terhadap orang lain. Bila kita merasa sakit hati kala dikecewakan, orang lain pun akan merasakan hal yang sama. Ketika kita senang mendapat perlakuan baik, yakinlah bahwa perbuatan baik kita juga membahagiakan orang lain.

Kedua, sediakan waktu untuk introspeksi diri. Ketika berada di keramaian, kadangkala kejernihan hati dan pikiran berkurang. Untuk itulah, selalu sediakan waktu untuk menyendiri selama beberapa saat, agar kita dapat mengevaluasi setiap perbuatan, baik lisan maupun sikap kita, terhadap diri sendiri maupun pada orang lain.

Ketiga, melihat sesuatu dari  sudut pandang orang lain. Menempatkan diri dalam keadaan orang lain, memahami dan merasakan apa yang orang lain rasakan serta mencoba memandang suatu permasalahan dari sudut pandang orang lain, akan menumbuhkan empati kita pada sesama.

Keempat, jadi pendengar yang baik. Seringkali kita meminta orang lain untuk mendengar setiap keluhan kita. Apakah Anda tidak berpikir bahwa dia juga ingin didengar? Inilah saatnya Anda menjadi pendengar baginya. Tidak hanya kemampuan  mendengarkan secara seksama, tapi juga membaca isyarat-isyarat non verbal. Sebab, seringkali bahasa tubuh dan tekanan suara lebih efektif menggambarkan perasaan ketimbang kata-kata.

Kelima, kesediaan berbuat baik bagi orang lain. Rela berkorban untuk kepentingan orang lain merupakan sarana melatih untuk hidup lebih bertanggungjawab. Empati berkaitan erat dengan kesediaan berbuat baik. Seseorang yang mempunyai rasa empati yang tinggi, pasti menyediakan diri untuk menolong, berbagi dan berkorban demi kesejahteraan orang lain.

Keenam, berdoa agar senantiasa diberi empati di hati kita. Manusia terbaik adalah yang memberi manfaat bagi sesamanya. Tetaplah berdoa agar kita senantiasa diberi empati pada orang lain agar hidup lebih bermakna.

Kebaikan akan tetap berbuah kebaikan. Tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga bagi orang lain. Empati terhadap orang lain, sesungguhnya merupakan empati terhadap diri sendiri. Tinggal kita mau atau tidak untuk selalu mematri semangat berempati sepenuh hati.

3 komentar:

  1. Mantap! InsyaAllah kita tebarkan ilmu dan kebaikan melalui blog, semoga berkah. (Rekan @akademi menulis kreatif)

    BalasHapus
  2. Mantap! InsyaAllah kita tebarkan ilmu dan kebaikan melalui blog, semoga berkah. (Rekan @akademi menulis kreatif)

    BalasHapus
  3. Terimakasih mas Ary :-) untuk supportnya

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...