Rabu, 04 Mei 2016

MANAJEMEN WAKTU BAGI SEORANG IBU



                
   Bagi seorang ibu, baik yang sehari-hari menjadi fulltime mom yang sepenuh waktu mengurusi rumah, suami, anak dan segala urusan yang ada hubungannya dengan urusan rumah tangga, maupun seorang working mom, atau ibu yang juga bekerja di luar rumah, selain menjadi ibu rumah tangga, tentu memerlukan manajemen waktu yang baik. Baik untuk diri sendiri, suami, anak, urusan rumah tangga maupun pekerjaan dimana ada tanggungjawab didalamnya.



       Seorang fulltime mom bukan berarti karena lebih sering berada di rumah lantas dengan mudahnya mengisi waktunya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Misalnya, sudah membereskan urusan rumah tangga, mulai dari membersihkan rumah, menyiapkan sarapan untuk suami dan anak, yang akan berangkat bekerja dan berangkat sekolah, mencuci baju, menyetrika, mengepel hingga menyiapkan makan siang. 

       Bukan berarti  setelah pekerjaan-pekerjaan tersebut selesai dikerjakan lantas mengunjungi tetangga untuk membicarakan tetangga lainnya. Kalau orang Jawa mengistilahkan ‘ngrasani’. Bila dalam Bahasa Arab, istilahnya ghibah’, artinya membicarakan orang lain.

         Dalam ghibah, dimana hal ini dilarang dalam agama Islam, bisa berakibat fatal, yaitu bisa menimbulkan fitnah. Sebab apa yang dibicarakan dalam ghibah kita tidak tahu kebenarannya. Untuk itulah, sangat dianjurkan untuk ibu-ibu, agar sebaiknya berada di rumah. Tak mengapa sesekali bersilaturahmi ke tetangga, justru itu diwajibkan. Tapi tidak untuk bergunjing.

      Seorang ibu, bila sudah menyelesaikan pekerjaannya, perbanyaklah berkegiatan positif lainnya. Misalnya, pagi hari, setelah sholat dhuha, perbanyak membaca Al Qur’an. Membaca terjemahannya. Mengaji dan meresapi maknanya. Atau bisa juga membaca buku-buku atau bacaan-bacaan yang bermanfaat. Untuk itulah, sangat dianjurkan ada bacaan di rumah. Dimana dengan membaca akan menambah khasanah keilmuan kita.

       Selain itu, bisa juga menambah ketrampilan, misalnya memasak, mencoba resep baru, menjahit, menyulam, merajut atau bila yang mempunyai hobi berkebun bisa dengan sambil merawat tanaman kesayangan. Ketrampilan-ketrampilan ini bisa ibu bagikan kepada para ibu di sekitar tempat tinggal. Jadi, saat berkunjung untuk silaturahmi, ibu bisa membagi ilmu kepada mereka. 

       Misalnya, ibu mempunyai resep kue. Berilah informasi cara mendapatkan bahan-bahan dan langkah-langkah pembuatannya. Berikan juga informasi kemudahan memperoleh bahan dan cara membuat kue, dimana kue ini bisa juga dinikmati seluruh anggota keluarga. 

        Selanjutnya, ibu bisa menyarankan agar kue tersebut dicoba untuk dijual. Nah, dari sini ibu telah melakukan langkah positif dari ilmu yang bisa bermanfaat, dan juga bisa mengajak para ibu lainnya untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga.




#BelajarBikinODOP
#H-14

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...