Jumat, 08 Januari 2016

Wisata Edukasi Kampung Coklat dan Water Park Sumber Udel di Blitar, Jawa Timur


     Pada hari minggu kuturut ayah ke blitar hehe... jadi inget lagu naik delman deh. Ceritanya, aku, suami dan anak beserta rombongan di lingkungan erte (RT) tempat tinggalku, pada hari minggu tanggal 3 Januari 2016 berwisata ke Blitar. Tujuan kami ke Wisata Edukasi Kampung Coklat dan Water Park Sumber Udel, Blitar, Jawa Timur. Kami berangkat dari Nganjuk sekitar pukul 06.00 pagi. Selama perjalanan alhamdulillah lancar. 


     Kami berangkat dengan armada 2 (dua) bus kapasitas besar. Kami berombongan sekitar 100 orang, baik orang dewasa maupun anak-anak. Perjalanan dari Nganjuk ke Blitar sekitar 2,5 jam. Tujuan pertama kami ke Kampung Coklat. Sesampainya disana ternyata loket masuk ke tempat wisata Kampung Coklat masih tutup. Padahal yang antri masuk sudah banyak. Aku mencoba mencari informasi, loket biasa buka jam berapa. 

     Menurut informasi dari salah satu penjual yang ada di sekitar lokasi wisata, biasanya setengah 9 pagi sudah buka. Mungkin karena hari minggu, loket dibuka agak siang. Akhirnya kami berombongan menunggu di masjid dekat lokasi Kampung Coklat sekalian menikmati bekal sarapan pagi yang dibawakan oleh ibu RT (mantan) (terima kasih banyak ya bu :) ). Oiya, wisata kali ini memang ide dari bapak mantan RT kami. beliau ingin ngajak jalan-jalan semua warga satu RT, sebagai rasa syukur telah bekerjasama dengan baik selama kepemimpinan beliau.
    Dan, akhirnya, jam 09.00 waktu setempat, pintu loket terbuka. 

    Sebelum menuju loket, setelah pintu masuk, kami harus melewati lorong kira-kira sepanjang 100 meter. Di sepanjang dinding lorong baik sebelah kanan maupun kiri, kami disuguhi foto-foto dalam frame berukuran besar yang berisikan sejarah masuknya coklat ke Indonesia, sejarah perkembangan tanaman coklat, manfaat tanaman coklat, dan lain-lain. Setelah itu, kami menuju loket untuk membeli tiket masuk, yang harganya murmer banget, hanya 5 ribu rupiah per orang. Setelah membeli tiket, kami menuju ke lokasi wisata yang lokasinya sangat dekat dengan loket pembelian tiket.

     Pertama masuk ke lokasi, kami disuguhi pemandangan tanaman coklat yang sudah tinggi sehingga tajuknya bisa dijadikan kanopi dan peneduh. Di bawah pohon-pohon coklat disediakan meja dan kursi untuk pengunjung, bagi yang ingin menikmati hidangan baik yang dibawa dari rumah atau membeli di lokasi. Ada juga lokasi yang ingin lesehan. Di dalam lokasi kami juga bisa melihat proses pengolahan coklat dari awal produksi hingga menjadi olahan yang siap disantap. Ruangan pengolahan produksi tidak boleh dimasuki pengunjung, kami hanya bisa melihat dari luar saja, oleh sebab itu ruangan produksi berada di ruangan tertutup tapi berkaca sehingga pengunjung bisa leluasa melihat proses produksi, bahkan mengabadikan lewat kamera maupun ponsel. 

     Selain itu, ada juga terapi ikan. Kita bisa menikmati sensasi ikan-ikan yang merubungi kaki kita yang terendam dalam kolam. Untuk terapi ini, dipungut biaya 5 ribu rupiah. Ada pula wahan menghias coklat untuk anak-anak. Untuk anak-anak, ada wahan naik perahu di kolam kecil dengan membayar 10 ribu rupiah selama 10 menit naik perahu. Ada juga wahanapermainan lain untuk anak-anak, misalnya naik kereta maupun permainan lainnya. 

     Bagi pengunjung yang tertarik untuk membeli hasil olahan coklat, disediakan toko atau galerinya. Ada coklat original, madumongso rasa coklat, brownies kering maupun kukus dari coklat dan lain sebagainya yang bisa dibeli dengan harga terjangkau yang bisa juga dibawa sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Bagi yang ingin memanjakan lidah, disediakan foodcourt yang menyediakan aneka menu sesuai selera pengunjung. Ada pula pertunjukan live music yang bisa dinikmati pengunjung. 

     Perjalanan kami selanjutnya adalah ke Water Park Sumber Udel. Entah kenapa dinamakan sumber udel. Udel dalam bahasa jawanya adalah pusar. Mungkin karena kolam renangnya berbentuk seperti udel (pusar) hehe. Tiket masuk untuk di lokasi ini sebesar 20 ribu rupiah per orang termasuk anak usia 3 tahun ke atas. Untuk anak-anak usia 3 tahun ke bawah bebas tiket masuk lokasi.




     Seperti pada umumnya water park, tentu yang ada adalah kolam renang, baik untuk dewasa maupun anak-anak. Untuk anak-anak tentu dibutuhkan pendamping bila berenang atau sekedar main ke kolam renang. Karena anak-anak didampingi orang dewasa, akhirnya di kolam renang anak-anak banyak juga orang dewasanya hehe. Tidak banyak yang bisa diceritakan, karena namanya aja water park. Intinya ya wisata air, bermain air. :) yang pasti, anak-anak yang memang biasanya suka bermain air, sangat menikmati di lokasi ini.










     Inilah ceritaku saat berwisata ke Kampung Coklat dan Water Park Sumber Udel di Blitar, Jawa Timur.

8 komentar:

  1. Aku belum pernah ke Kampung Cokelat. :( Padahal pingin banget ke sana. Semoga tahun ini kesampaian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moga segera terkabul harapan mbak anisa, aamiin :-)

      Hapus
  2. Herbal Jantung Tanpa Efek Samping

    BalasHapus
  3. Seru banget kalau liburannya seperti ini, jadi mau liburan.. hehe ditunggu kunjungannya ya k..

    BalasHapus
  4. Asyik banget niiih
    AKu malah blum pernah ke sini
    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  5. Asiknya mainan di air ...
    Seru dan asik tentunya

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Pastikan Anda mencantumkan nama dan url blog, agar saya bisa berkunjung balik ke blog Anda. Semoga silaturahmi kita terjalin indah ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...